Polisi Tahan Pemuda Bawa Ketapel saat Demo 13 Oktober

Muhamad Rizky, Okezone · Kamis 15 Oktober 2020 15:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 15 338 2294139 polisi-tahan-pemuda-bawa-ketapel-saat-demo-13-oktober-oTbiVXkldA.jpg Kombes Yusri Yunus. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Polda Metro Jaya menahan satu orang pendemo pembawa ketapel di sekitar Istana, tepatnya di Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Selasa (13/10/2020).

"Ada 1 yang kita lakukan penahanan. Mungkin temen-temen tahu satu ada yang bawa ketapel kemarin," Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus

Sementara itu, sebanyak 1.377 orang yang ditangkap saat aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja, di kawasan Patung Kuda telah dipulagkan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, mereka dipulangkan pada Rabu (14/10/2020) malam. Mereka dilepaskan setelah dilakukan pemeriksaan dan pendataan oleh pihak kepolsian. 

"Yang 1.377 sudah kita kembalikaan, semalam. Terakhir ada yang kita pendalaman, semua sudah dikembalikan, dengan syarat kita mendata mereka semua," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Kamis (15/10/2020). 

Baca juga: Ikutan Demo di Istana, Bocah Asal Pandeglang Ini Bawa Ketapel

Adapun para pelajar yang dipulangkan harus memenuhi syarat, yakni dijemput oleh orangtua atau kerabat terdekat. Selian itu, mereka juga harus membuat perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatannya.

“(Untuk pelajar) wajib diambil orang tahu atau keluarga terdekatnya, dengan membuat pernyataan tidak mengulangi lagi," tutur Yusri.

Namun tambah Yusri, ada 47 dari 1.377 orang tersebut tertunda kepulangannya karena reaktif Covid-19. Mereka akan dipulangkan setelah hasil pemeriksaan swab corona menyatakan negatif.

"Kita lakukan protap kesehatan, pertama kita swab, nanti 3 sampai 4 hari baru tahu hasilnya sepeti apa. Ini yang nantinya jadi klaster harus diantiasipasi oleh temen-teman yang unjuk rasa," bebernya.  

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini