Klub Malam Lokasi Pecatan TNI Ditembak Oknum Polisi Dijaga Ketat

Hambali, Okezone · Kamis 15 Oktober 2020 17:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 15 338 2294249 klub-malam-lokasi-pecatan-tni-ditembak-oknum-polisi-dijaga-ketat-xYnyPuh4x9.jpg (Foto: Okezone.com/Hambali)

TANGERANG - Klub malam Viper kini dipantau beberapa personel TNI berpakaian dinas lengkap. Hal itu menyusul keributan yang terjadi antara oknum anggota kepolisian dan seorang pecatan TNI di lokasi, Kamis (15/10/2020) dini hari.

Klub malam yang juga menyediakan kafe dan hiburan itu terletak di kawasan Ruko di Jalan Kelapa Dua Raya, Kabupaten Tangerang. Pantauan Okezone, beberapa personel TNI yang merupakan Babinsa setempat terlihat berada di depan ruko.

Salah satu anggota TNI di lokasi membenarkan bahwa korban yang tertembak merupakan mantan anggota TNI. Namun tidak disebutkan secara spesifik dari mana asal kesatuan serta sebagai apa korban berada di lokasi dini hari tadi.

"Iya mantan anggota TNI, sekarang kan masih dirawat," terang salah satu personel TNI.

Foto: Hambali

Nampak pintu rolling door Viper tertutup rapat dengan garis polisi yang masih membentang. Tak ada petugas kepolisian yang berjaga di sana. Kapolsek Kelapa Dua AKP Muharam Wibisono ke lokasi tadi pagi untuk mengecek tempat kejadian perkara (TKP).

Kepala Keamanan Ruko di kawasan itu, Musliman mengaku tak mengetahui detail informasi peristiwa keributan. Saat kejadian, ada salah satu anak buahnya yang berjaga di kawasan Ruko. Namun dia pun belum menerima laporan kronologi lengkap kejadian.

Baca juga: Ribut di Klub Malam, Pecatan TNI Kritis Ditembak Oknum Polisi

"Saya enggak tahu apa-apa. Semalam kan saya enggak ada, ada anak buah saya tapi dia pun belum ketemu sama saya karena masuk malam. Jadi waktu kejadian seperti apa, saya enggak tahu sama sekali," ucapnya di lokasi.

Menurut Musliman, lokasi hiburan Viper ini terdiri dari 3 lantai. Di mana lantai 1 untuk tempat makan dan biliar, lantai 2 untuk karaoke dan hiburan. Sedangkan lantai 3 untuk pengelola. 

"Ini semua 3 lantai, kalau karaoke itu di lantai 2," ujarnya.

Dibeberkan dia, tempat hiburan Viper pernah dirazia karena melanggar batas jam operasi. Meski begitu, tetap saja terlihat pengelola membuka praktik hiburan hingga larut malam. Pengunjung karaoke yang datang biasanya terbatas hanya bagi tamu yang dibawa pemandu lagu.

"Pernah kena razia, jadi kan harusnya jam 8 malam sudah tutup, tapi waktu itu masih buka. Sekarang masih buka normal, tapi terbatas pengunjung karaokenya," jelas Musliman. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini