8 Ribu Personel Gabungan Amankan Demo BEM Seluruh Indonesia

Muhamad Rizky, Okezone · Jum'at 16 Oktober 2020 10:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 16 338 2294525 8-ribu-personel-gabungan-amankan-demo-bem-seluruh-indonesia-Z3K4qwP02X.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengerahkan 8.000 personel gabungan untuk mengamankan demo menolak Omnibus Law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja, di sekitar Istana Meredeka. Demo digelar aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI).

"Sekitar 8.000 lebih personel itu gabungan TNI-Polri dan pemda," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jumat (16/10/2020).

Polisi juga menyiapkan personel cadangan sebanyak 10 ribu. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

"Personel cadangan standby di Polda," ucapnya.

Sebelumnya, Koordinator Media BEM SI, Andi Khiyarullah membenarkan adanya seruan untuk melaksanakan aksi tersebut. Menurutnya, aksi akan dilaksanakan sekira pukul 13.00 WIB di Jalan Medan Merdeka Utara.

"Benar, isunya sama seperti kemarin (menolak Omnibus Law)," kata Andi saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (15/10/2020).

Baca juga: PB IDI : Rangkaian Demo Tolak UU Ciptaker Berpotensi Lahirkan Klaster Covid-19

Andi mengatakan, selain menolak Omnibus Law, massa juga meminta agar Presiden Joko Widodo mengeluarkan Perppu. "Mendesak presiden keluarkan Perppu," tambahnya.

Andi mengklaim, aksi nantinya akan dihadiri lebih dari 6 ribu massa. "(Estimasi) 6.000 lebih. Lebih bnyak dari sebelumnya bisa jadi," ujar dia.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini