Cegah Pelajar Ikut Demo, Polisi Gandeng Sudin Pendidikan dan Kepsek

Ari Sandita Murti, Sindonews · Jum'at 16 Oktober 2020 14:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 16 338 2294717 cegah-pelajar-ikut-demo-polisi-gandeng-sudin-pendidikan-dan-kepsek-fcyxR5DtOn.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Polres Jakarta Selatan menggandeng Sudin Pendidikan Jakarta Selatan, dan Kepala Sekolah se-Jakarta Selatan dalam mencegah para pelajar, khususnya di wilayah Jakarta Selatan untuk tak terlibat aksi-aksi demo.

"Kami mengundang Kasudin 1 Pendidikan Jaksel bersama sejumlah kepsek SMA, dan SMP sederajat di Jaksel untuk berdiskusi tentang keterlibatan adik-adik kita yang ikut dalam kegiatan demo, yang mana akhir-akhir ini marak terjadi, khususnya di Jaksel," ujar Wakapolres Jakarta Selatan, AKBP Antonius Agus Rahmanto pada wartawan, Jumat (16/10/2020).

 Baca juga:

Demo BEM Seluruh Indonesia, Begini Kondisi Terkini Kawasan Patung Kuda

 Jelang Demo BEM Seluruh Indonesia, Jalan Medan Merdeka Barat Arah Istana Ditutup   

Menurutnya, sejauh ini, dari data Polres Jaksel selama dua kali demo terakhir tentang UU Ciptaker, ada 288 siswa yang diamankan. Adapun 57 siswa diantaranya murid dari 28 sekolah SMA dan SMP di Jakarta Selatan, sedangkan sisanya ada yang dari Bogor, Depok, hingga Bekasi

"Ternyata kita paham dari Sudin Pendidikan Jaksel juga ada sistem, warning, dan pemberitahuan pada pihak sekolah juga orangtua murid (terkait demo)," tuturnya.

Dia menerangkan, koordinasi itu dilakukan sebagai langlah pencegahan mengingat pencegahan tersebut bukan hanya kerja polisi saja, tapi juga semua pihak. Jangan sampai para pelajar itu menjadi korban provokasi ataupun pelaku tindak pidana.

"Apalagi, kemarin diamankan itu, orangtuanya tak paham apa yang mereka (anak-anaknya) lakukan, termasuk merekanya juga. Mereka (pelajar) tak tahu apa yang sedang didemokan, mereka hanya tahunya melempar-lempar saja," terangnya.

Dia mengungkapkan, sebagai langkah pencegahan, polisi juga bakal gencar memberikan sosialisasi ke pihak Sudin Pendidikan Jaksel sejak sebelum adanya demo. Nantinya, sosialisasi itu juga diteruskan ke sekolah-sekolah yang ada di Jakarta Selatan.

Selain itu, polisi juga bakal meminta perwakilan dari Sudin Pendidikan Jaksel untuk berada di kantor polisi guna memantau saat ada pelajar yang diamankan. Dengan begitu, pihak sekolah pun bisa langsung dibertahu tentang anak didiknya, termasuk orangtuanya.

"Contoh, seperti demo hari ini, H-1 kita beritahu Sudin Pendidikan akan ada demo, nah dari Sudin akan beritahu ke sekolah sampai ke orangtua untuk diberikan tugas dari sekolah dan diberikan absen dari pagi, siang, hingga sore, ditambah orangtuanya juga memantau lagi," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini