Tersinggung Ditagih Utang, Tukang Soto Bunuh Temannya

Wisnu Yusep, Okezone · Jum'at 16 Oktober 2020 20:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 16 338 2294932 tersinggung-ditagih-utang-tukang-soto-bunuh-temannya-XJGneYSwJP.jpg Kapolres Bekasi Kombes Hendra Gunawan (Foto : Okezone.com/Wisnu)

BEKASI – Misteri kasus pembunuhan yang menimpa seorang satpam berinsial AS (38) di Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, terungkap. Pembunuhnya tidak lain adalah tukang soto, teman dekat korban.

Pelaku berinisial AP (24) berhasil ditangkap oleh Reskrim Polres Metro Bekasi dan Jajaran Polsek Cikarang Barat di Desa Kebun Danas RT 005/013 Kecamatan Pusakajaya, Kabupaten Subang.

"Pelaku AP sebagai teman dekat korban AS," kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan kepada wartawan, Jumat (16/10/2020).

Peristiwa pembunuhan disertai pencurian terhadap AS itu bermula ketika keduanya berkumpul bersama teman-temannya yakni AG, IB, SI, MS, PR.

"Kemudian korban, pada saat tersangka masuk rumah menanyakan perihal uangnya yang dipinjam sejumlah Rp1.600.000. Namun pelaku belum bisa memberikannya," kata Hendra.

Ketika menagih utamg itu, korban menyinggung perasaan pelaku. Karena hal itu pelaku menyimpan dendam, yang pada akhirnya berujung kepada pembunuhan tersebut.

"Karena kata-kata yang dianggap oleh tersangka melecehkan, mungkin dianggap kasar oleh tersangka, sehingga pada suatu kesempatan ketika korban lengah korban dipukul menggunakan tangan," kata Hendra.

Korban, kata Hendra, seketika tersungkur dan pelaku pun terus secara menerus menghantam korban. "Ketika terjatuh, kemudian ditambah lagi dengan menggunakan tongkat satpam, kemudian tambah lagi tersangka mengambil pisau dan menusukkan dua kali ke dada korban," ujar Hendra.

Baca Juga : Kisah Bocah SD Tewas Dibacok saat Lindungi Ibunya yang Hendak Diperkosa

Baca Juga : Kapolda Jateng Mengaku Tak Bangga Menangkap Mahasiswa

Melihat korban tak berdaya, kemudian pelaku pun mengambil kunci motor, kunci rumah dan telepon genggam. "Dibawa kabur, setelah korban tersungkur," ujar Hendra.

Pelaku kini berhasil ditangkap setelah pihak kepolisian melakukan pencarian terhadap AP.

"Tersangka sudah kita amankan, untuk mempertanggungjawabkan atas perbuatannya sesuai pasal 338, tersangka diancaman hukumannya 15 tahun penjara dan kemudian pasal 365 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," ucap Hendra.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini