Viral Sejumlah Mobil Mewah Parkir di Jalan Perumahan, Pemilik Ngamuk saat Ditegur

Isty Maulidya, Okezone · Minggu 18 Oktober 2020 14:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 18 338 2295516 viral-sejumlah-mobil-mewah-parkir-di-jalan-perumahan-pemilik-ngamuk-saat-ditegur-8jD8TiURRZ.jpg Foto: Screenshoot dari video viral di Whatsapp.

TANGERANG - Suatu video yang memperlihatkan belasan petugas keamanan (satpam) menggeruduk rumah di suatu permukiman mewah di Cipondoh, Tangaerang, viral di media sosial Whatsapp.

Berdasarkan rekaman video tersebut terlihat sekelompok petugas hendak berbicara dengan TS sang penghuni rumah. Video tersebut juga menampilkan sejumlah mobil mewah berjejer di car port rumah serta di badan jalan.

Sedikitnya 3 mobil mewah parkir di badan jalan sehingga satpam menegur penghuni rumah. Lalu penghuni merespons satpam tersebut menggunakan nada tinggi, bahkan mengamuk sambil membentak-bentak.

"Weh siapa yang sudah bilang negur lima kali? Siapa yang berani pukul gua?," ujar pemilik rumah seperti di dalam video.

Baca Juga: Mobil Hanafi Rais Terlibat Tabrakan Beruntun di Tol Cipali, Begini Kronologinya 

Sementara Kapolsek Cipondoh AKP Maulana Mukarom membenarkan adanya kejadian tersebut. TS sendiri diketahui memang mengontrak rumah di sana dan memiliki usaha jual beli mobil bertempat di rumahnya.

"Engga ada showroom hanya jualan di clustxx asxx. TS mengontrak di situ," katanya, saat dikonfirmasi pada Minggu (18/10/2020).

Dugaan sementara satpam menggeruduk TS dikarenakan banyaknya keluhan dari tetangga soal mobil yang parkir di badan jalan. Mobil yang dijual oleh TS bahkan parkir hingga menutup sebagai badan jalan.

"Dan memarkir mobil melebih kapasitas sehingga menggangu warga dan ditertibkan oleh security," sambungnya.

Baca Juga: Video Helikopter Polri Angkut Sejumlah Pemuda Hebohkan Media Sosial 

Pihak Polsek Cipondoh juga masih mendalami soal status sebagian orang yang ikut menggeruduk rumah TS itu.

"Perkara sudah ditangani Unit Reskrim Polsek Cipondoh. Saksi-saksi yang ada pada saat kejadian sudah diperiksa," pungkas Alan.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini