Wagub DKI Minta Lurah dan Camat Data Bangunan di Bantaran Kali

Bima Setiyadi, Koran SI · Minggu 18 Oktober 2020 16:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 18 338 2295556 wagub-dki-minta-lurah-dan-camat-data-bangunan-di-bantaran-kali-Gc41agCzKk.jpg Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Foto : Sindo)

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengevaluasi total penataan ruang bantaran kali. Seluruh bangunan di bantaran kali akan disanksi tegas apabila kedapatan melanggar tata ruang..

Wakil Gubenur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan, pihaknya akan mengevaluasi total keberadaan bangunan terkait tata ruang di bantaran kali. Menurutnya, siapapun yang melanggar, pihaknya akan memberikan sanksi termasuk kasus bangunan yang terjadi di Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

"Di Ciganjur itu rupanya ada satu perumahan yang menjorok ke sungai. Harusnya tidak boleh seperti itu," kata Ariza saat Kerja Bakti Penanggulangan Banjir di Kali Sentiong, Johar Baru, Jakarta Pusat, Minggu (18/10/2020).

Ariza menjelaskan, dalam aturan tata ruang, tidak boleh ada bangunan langsung berada di bantaran sungai. Dia pun telah memerintahkan semua perangkat daerah dari mulai lurah, camat, dan wali kota untuk mengecek kembali wilayah masing-masing.

Selain itu, lanjut Ariza, para perangkat daerah diminta mendata kembali potensi terjadinya genangan air, termasuk penyebabnya.

"Apa ada penyalahgunaan tata ruang? Penyalahgunaan warga sendiri atau developer atau perumahan yang dapat mengakibatkan ini kita akan evaluasi," tuturnya.

Baca Juga : Investigasi Penyebab Longsor Ciganjur, Wagub DKI Duga Ada Pelanggaran Pembangunan

Diketahui sebelumnya, Pada Sabtu 10 Oktober lalu, tanggul bangunan perumahan dj kawasan Ciganjur yang berada di bantaran kali longsor. Akibatnya ada sekitar 300 rumah terendam banjir lantaran aliran kali terhambat puing tanggul longsor. Bahkan longsor tersebut menyebabkan korban meninggal dunia.

Baca Juga : Longsor di Ciganjur Jaksel Memakan Korban, Polisi Selidiki Unsur Pidana

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini