Pengelola Tempat Usaha Diwajibkan Laporkan Buku Tamu Pengunjung

Okto Rizki Alpino, Sindonews · Minggu 18 Oktober 2020 21:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 18 338 2295644 pengelola-tempat-usaha-diwajibkan-laporkan-buku-tamu-pengunjung-Yy7eQTBxhz.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur terus melakukan pengawasan ketat terhadap sejumlah tempat usaha seperti rumah makan dan restoran. Memasuki masa transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mulai diterapkan pada Senin 12 Oktober 2020 lalu pelanggar protokol kesehatan mengalami penurunan.

Kepala Satpol PP Jakarta Timur, Budhy Novian mengatakan, pada PSBB transisi kali ini ada beberapa pembaruan regulasi. Salah satunya, membuat buku tamu untuk para pengunjung. "Ada kebaruan beberapa regulasi, pertama terkait dengan adanya kewajiban dari penanggung jawab atau pengelola tempat usaha, atau tempat kerja, atau tempat industri atau pun perkantoran, kewajiban untuk mengecek dan mengadakan buku tamu pengunjung," ujar Budhy saat dihubungi SINDOnews.com, Minggu (18/10/2020).

Baca Juga:   Wagub DKI Sebut Perda Penanggulangan Covid-19 Disahkan Besok

Budhy menuturkan, dengan adanya regulasi tersebut pengelola tempat usaha wajib melaporkan data tersebut secara rutin melalui sistem layanan online ke Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait. "Bisa dilaporkan secara manual, tapi diupayakan yang berbasis teknologi lah," ujarnya.

 

Menurut Budhy, hal itu dilakukan bertujuan untuk mempermudah Satuan Tugas (Satgas) penanggulangan Covid-19 Pemprov DKI Jakarta menelusuri penyebaran Covid-19 mana kala terjadi kasus baru di tempat tersebut.

"Ini kepentingannya untuk memudahkan Pemprov DKI melakukan tracing. Selain itu, pun kami masih melakukan pengawasan di tempat dan sesekali melakukan sidak," ungkapnya.

Baca Juga: Tak Pakai Masker, 14 Warga Disanksi Satpol PP Pasar Minggu

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini