Kapolda Metro Ungkap Hasil Autopsi Kematian Cai Changpan

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 19 Oktober 2020 12:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 19 338 2295881 kapolda-metro-ungkap-hasil-autopsi-kematian-cai-changpan-yCqu28fx6b.jpg Tangkapan Layar Media Sosial

JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil autopsi di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, terpidana mati kasus narkoba Cai Changpan tewas lantaran gantung diri.

(Baca juga: Gantung Diri di Hutan, Jasad Cai Changpan Diautopsi di RS Polri)

Nana menyebut, dari hasil autopsi ditemukan adanya luka tekan di leher, kemudian tidak ditemukannya tanda kekerasan dan tidak adanya bukti yang menyatakan bahwa Cai Changpan dibawah pengaruh alkohol.

"Setelah dilakukan autopsi, penjelasan hasil autopsi pemeriksaan bedah Cai Changpan ditemukan leher terdapat luka lecet tekan lingkari leher dari kiri bawah ke kanan atas, kedua tidak ada luka lain, ketiga tes penyaring napzah bilasan urine negatif," kata Nana dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Senin (19/10/2020).

Dengan adanya luka tekan di leher itu, Nana menyebut bahwa, Cai Changpan tewas lantaran tidak mendapatkan pernapasan. Dengan kata lain, Ia meninggal lantaran gantung diri.

"Penyebab matinya orang akibat tumpul leher yang menyumbat napas sebabkan mati lemas dipastikan yang gantung betul Cai Changpan," ujar Nana.

Nana menambahkan, dari hasil pencocokan identifikasi, jasad yang diketemukan tewas gantung diri itu dipastikan Cai Changpan. Hal itu setelah didapatkan beberapa kecocokan dari jasad tersebut.

"Setelah kami temukan yang bersangkutan gantung diri hasil identifikasi bahwa beberapa ciri-ciri identik dengan terpidana mati. Sidik jari, tatto, (perlihatkan foto tato terpidana)," ucap Nana.

Terpidana mati kasus narkoba Cai Changpan ditemukan tewas usai melakukan gantung diri, pada Sabtu (17/10/2020). Jasadnya ditemukan di sebuah gedung pembakaran ban di Jasingan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

(Baca juga: Terpidana Mati Cai Changpan Tewas Gantung Diri di Hutan)

Diketahui sebelumnya, Cai Changpan alias Cai Ji Fan (CJF) kabur dari Lapas Kelas I Tangerang pada Jumat 18 September 2020 lalu. Ia kabur melalui sebuah lubang yang digalinya.

Dalam pelarian itu Cai Changpan diduga juga memanfaatkan kelengahan petugas sehingga dapat menggali lubang tanpa diketahui. Adapun Cai Ji Fan sendiri adalah narapidana Narkoba yang divonis hukuman mati sejak tahun 2017 lalu.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini