Daftar Bantuan UMKM di Tangerang, Warga Berkerumun Abai Protokol Covid-19

Isty Maulidya, Okezone · Senin 19 Oktober 2020 21:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 19 338 2296234 daftar-bantuan-umkm-di-tangerang-warga-berkerumun-abai-protokol-covid-19-42Il3kT31B.jpg Warga berkerumun saat daftar bantuan UMKM di Tangerang, Banten (Foto: Isty M)

TANGERANG - Kantor Dinas Industri Perdagangan Koperasi dan UKM yang berada di Gedung Cisadane, Kota Tangerang tiba-tiba diserbu oleh ribuan warga pada Senin (19/10/2020). Para warga rupanya ingin mendaftarkan diri menjadi penerima bantuan tunai UMKM dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Industri Perdagangan Koperasi dan UKM Teddy Bayu Putra mengatakan kerumunan tersebut disebabkan adanya kesalahan pahaman warga mengenai jadwal pendaftaran. Pemkot Tangerang sebenarnya sudah menyiapkan jadwal bagi masing-masing kecamatan, namun banyak warga dari berbagai kecamatan di luar jadwal yang datang untuk mendaftar.

"Jadwalnya sudah dibagi per kecamatan setiap harinya untuk meminimalisir kerumunan. Tapi karena salah tafsir, pagi ini justru banyak di luar kecamatan yang terjadwal ikut datang, jadinya penuh," jelasnya.

Baca Juga:  Tak Pakai Masker, 14 Warga Disanksi Satpol PP Pasar Minggu

Selain itu, kepadatan di depan Gedung Cisadane juga disebabkan banyak warga yang sudah terdaftar dan terverifikasi yang seharusnya ikut pendataan lagi. Padahal, pendataan yang dilakukan mulai hari ini hanya ditujukan bagi UMKM di Kota Tangerang yang belum terdaftar sebagai penerima bantuan dari Pemerintah Pusat melalui program insentif UMKM.

"Yang sudah terdaftar dan terverifikasi seharusnya tidak perlu datang," lanjut Teddy.

Teddy juga mengimbau agar masyarakat yang akan mendaftarkan bantuan untuk dapat datang sesuai dengan waktu yang telah dijadwalkan berdasar domisili tempat tinggal agar tidak terjadi kerumunan di lokasi pendataan. Pihaknya juga tengah mengupayakan pendaftaran secara daring agar warga bisa mendaftarkan diri secara mandiri.

"Kami juga sedang menyiapkan aplikasi bagi pelaku UMKM untuk mendaftar mandiri secara online," jelas Teddy.

Untuk diketahui, pendataan UMKM yang dilakukan oleh Pemkot Tangerang berlangsung selama satu bulan mulai tanggal 19 Oktober 2020 hingga 24 November 2020 diperuntukan bagi pelaku UMKM yang belum terdaftar.

Baca Juga:  Lapangan Indoor Dibuka saat PSBB Transisi, Pengunjung Wajib Rapid Test

Adapun bantuan sebesar Rp2,4 juta tersebut merupakan program pemerintah pusat untuk pelaku usaha mikro terdampak Covid-19. Program bernama Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) diluncurkan Presiden Joko Widodo 17 Agustus 2020 lalu.

Adapun empat syarat yang harus dipenuhi penerima UMKM untuk mendapat BPUM yaitu:

Pelaku usaha merupakan warga negara Indonesia

Mempunyai Nomor Induk Kependudukan (KTP)

Mempunyai usaha mikro yang dibuktikan dengan surat usulan dari pengusu lampirannya

Bukan ASN, TNI/Polri, atau pegawai BUMN/BUMD

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini