Share

Kapasitas Keterisian RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Alami Peningkatan

Bima Setiyadi, Koran SI · Selasa 20 Oktober 2020 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 20 338 2296732 kapasitas-keterisian-rs-rujukan-covid-19-di-jakarta-alami-peningkatan-dObMHpA1Mp.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

JAKARTA - Kapasitas keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta mengalami peningkatan. Total pasien positif Covid-19 di Jakarta hingga saat ini mencapai 96.217 kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, Pemprov DKI Jakarta telah menyediakan tempat tidur isolasi dan tempat tidur ICU dalam penanganan Covid-19.

Berdasarkan data terakhir pada 18 Oktober, terdapat peningkatan kapasitas tempat tidur isolasi dan tempat tidur ICU di 98 RS rujukan.

Baca juga:

 Tagihan Perawatan Covid-19 di RS Swasta Bekasi Capai Rp147 Miliar   

Pekan Ini Ridwan Kamil Gelar Simulasi Penyuntikan Vaksin Covid-19 di Depok

Untuk tempat tidur isolasi sejumlah 5.759, persentase keterisiannya sebesar 62% dengan total pasien isolasi sebanyak 3.598 orang. Sedangkan, untuk tempat tidur ICU sejumlah 783, persentase keterisiannya sebesar 65% dengan total pasien ICU sebanyak 508 orang.

"Pemprov DKI Jakarta terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat, agar dapat segera melakukan tindakan isolasi / perawatan secara tepat. Sehingga, memperkecil potensi penularan Covid-19," kata Dwi melalui siaran tertulisnya, Selasa (20/10/2020).

 

Dwi memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 9.060 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 7.248 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 784 positif dan 6.464 negatif.

"Namun, total penambahan kasus positif sebanyak 964 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 180 kasus tanggal 5-17 Oktober 2020 dari 2 laboratorium swasta yang baru dilaporkan. Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 108.408. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 66.583," terangnya.

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 13.024 (orang yang masih dirawat / isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 96.217 kasus. Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 81.107 dengan tingkat kesembuhan 84,3%, dan total 2.086 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,2%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,5%.

"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 10,4 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,3 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini