Aksi Humanis Marinir saat Massa Lempari Polisi, Memeluk hingga Merangkul Demonstran

Agregasi Sindonews.com, · Selasa 20 Oktober 2020 19:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 20 338 2296813 aksi-humanis-marinir-saat-massa-lempari-polisi-memeluk-hingga-merangkul-demonstran-HBpI2IXs7w.jpg Foto: Sindonews

JAKARTA – Massa BEM Seluruh Indonesia membubarkan diri usai menggelar aksi menolak UU Ciptaker di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Namun sesaat kemudian, sekelompok massa anak baru gede (ABG) di depan kawat berduri di Patung Kuda. Massa tersebut langsung menghadiahi barikade polisi dengan petasan.

(Baca juga: Saat sang Kombes Berselfie Ria Bersama Demonstran UU Ciptaker)

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto mencoba menenangkan massa. Namun, massa terus melempar botol ke arah petugas kepolisian.

Saat kondisi mulai memanas, Dandim 0501/JP-BS Kol Inf Luqman Arief maju dan mencoba menenangkan massa."Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Adik-adik saatnya pulang aksi sudah selesai. Kita semua bersaudara," ujar Luqman di lokasi, Selasa (20/10/2020).

Massa terus mencoba merangsek merusak pagar berduri. Sambil menyanyikan yel-yel."Sayonara-sayonara sampai berjumpa pulang. Buat apa ribut, buat apa ribut. Ribut itu tak ada gunanya," teriak massa.

Luqman pun kembali mengarahkan pasukan Marinir untuk mengawal bocah-bocah itu pulang ke rumah masing-masing. "Adik-adik silakan pulang kembali ke rumah masing-masing. Adik-adik kan sudah capek tapi tetap luar biasa. Pak polisi yang jaga sudah capek juga. Silakan dikawal Marinir ya untuk pulang kembali," ucap Luqman.

Momen haru pun terjadi, pasukan Marinir langsung memeluk dan merangkul anak-anak itu. Bentrokan pun tidak terjadi. Meskipun begitu, pasukan elite TNI AL tersebut masih berjaga di lokasi.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini