Sempat Tegang, Demo Tolak UU Ciptaker Akhirnya Berakhir Damai

Fahreza Rizky, Okezone · Selasa 20 Oktober 2020 19:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 20 338 2296834 sempat-tegang-demo-tolak-uu-ciptaker-akhirnya-berakhir-damai-g2TmnGcTiw.jpeg Demonstrasi menentang UU Ciptaker, Jakarta, 20 Oktober 2020. (Foto: Okezone/Fahreza Rizky)

JAKARTA - Aksi demonstrasi menolak omnibus law Undang-undang Cipta Kerja pada momentum satu tahun pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin usai dilaksanakan di Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Selasa (20/10/2020).

Massa aksi berasal dari aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia, buruh dan ada sejumlah remaja diduga masih pelajar.

BACA JUGA: Massa Tolak UU Cipta Kerja Mulai Tinggalkan Patung Kuda 

Meski satu tuntutan, massa dari BEM SI dan buruh tidak berorasi pada satu tempat. Massa mahasiswa tampak berada di sisi kanan dan buruh di sisi kiri. Orasi hingga penyampaian tuntutan berlangsung tertib.

Ketika sore massa mulai membakar ban. Namun aksi masih terkendali. Kemudian setelah tuntutan dibacakan, massa mulai membubarkan diri dengan tertib. Namun masih ada sejumlah pendemo yang didominasi remaja bertahan di balik kawat berduri. Ia menyanyikan yel-yel sehingga gemuruh terdengar lagi.

Seiring berjalannya waktu, ada oknum pendemo yang menembakkan petasan. Kemudian ada pula aksi timpuk-timpukkan.

Polisi nampak masih menahan diri. Mereka juga memberikan imbauan agar massa remaja membubarkan diri dengan tertib agar tak terjadi kericuhan.

Menjelang Maghrib, pasukan Marinir TNI Angkatan Laut mulai diterjunkan untuk menenangkan dan membujuk massa agar segera membubarkan diri. Alhasil, massa pun bubar dengan tertib tanpa ada gesekan sedikit pun.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana mengatakan massa yang berdemonstrasi kali ini berasal dari mahasiswa, buruh dan sedikit pelajar.

"Alhamdulillah berjalan dengan tertib walaupun ada sedikit tadi, sedikit lempar-lemparan tetapi setelah kita sampaikan dengan komunikatif dan persuasif berjalan dengan lancar dan tertib," ujar Nana di lokasi.

BACA JUGA: Polisi Bujuk Pendemo yang Masih Bertahan di Patung Kuda Bubarkan Diri

Nana mengungkap aksi demonstrasi tadi diikuti sekitar tiga ribuan massa. Ia bersyukur tak terjadi gesekan antara pendemo dan aparat.

"Dalam hal ini TNI-Polri kemudian juga dengan rekan para demonstran tidak ada gesekan, tidak ada kemudian juga tidak ada konflik. Mereka menyampaikan aspirasi, kita kawal, kita amankan sehingga terjalin suasana seperti ini. Mungkin ke depan akan kita lanjutkan atau kita tingkatkan setiap aksi berjalan dengan tertib kemudian kondusif," jelas Nana.

Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyebut massa aksi kali ini luar biasa. Pasalnya mereka bisa mengendalikan diri sehingga tak terjadi gesekan dengan aparat. Apalagi, aparat juga berusaha bersikap humanis dalam menjalankan tugasnya.

"Ya saya mengucapkan terimakasih yang jelas mahasiswa, buruh dan masyarakat yang ikut demo luar biasa. Artinya demo damai ini sudah betul mereka lakukan sehingga tindakan atau perlakuan dari TNI dan Polri dengan persuasif, humanis, ini rupanya sangat efektif sekali sehingga masyarakat menyadari kalau aspirasinya sudah disampaikan nanti disalurkan ke pemerintah dan ini luar biasa," jelas Dudung.

"Jadi tindakan yang disampaikan oleh TNI-Polri diterima oleh masyarakat. Tidak ada gas air mata, tidak ada tindakan-tindakan kekerasan, kita sama-sama sudah saling menyadari bahwa kesadaran untum cinta tanah air ini sekarang luar biasa," tambahnya.

Dudung menuturkan tadi prajuritnya mengantar pulang demonstran hingga ke tujuannya masing-masing. Ia berharap ke depan aksi demonstrasi bisa selesai dengan cara yang humanis dan massa tak anarkis.

"Oh ya tadi kita antar pulang mereka ke tujuan masing-masing ke rumahnya masing-masing. Tadi kita antar hanya 30 orang. Tadi kita sama-sama dengan kepolisian jadi kita harapkan tidak ada lah istilahnya tindakan yang represif sehingga kesadaran antara masyarakat ini semakin meningkat. Tang penting aspirasi sudah disampaikan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini