2,1 Ton Sampah Sisa Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jakarta Diangkut

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Rabu 21 Oktober 2020 07:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 21 338 2296968 2-1-ton-sampah-sisa-demo-tolak-uu-cipta-kerja-di-jakarta-diangkut-h2BBmNp0LL.jpg Pasukan pelangi sedang membersihkan sampah sisa aksi demonstrasi UU Cipta Kerja di kawasan Tugu Tani, Jakarta (Foto: Humas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta)

JAKARTA - Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengerahkan 200 petugas kebersihan melakukan pembersihan jalan dan fasilitas umum setelah aksi menolak Undang-Undang Cipta Kerja di Patung Kuda, Jakarta, Selasa 20 Oktober 2020.

Sebanyak 24 unit armada kebersihan juga dikerahkan untuk mengangkut sampah terdiri dari tiga unit truk sampah tiper, sembilan unit truk sampah anorganik, enam unit penyapu jalan otomatis (road sweeper), dan enam unit pikap.

Baca Juga:  Aksi Humanis Marinir saat Massa Lempari Polisi, Memeluk hingga Merangkul Demonstran

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih mengatakan, total sampah yang diangkut sebanyak 2,1 ton. Petugas melakukan pembersihan jalan dan fasilitas umum di Silang Monas, Jalan Kebon Sirih, Tugu Tani, Jalan Budi Kemuliaan, Jalan Abdul Muis.

"Begitu massa mulai membubarkan diri petugas langsung gerak cepat mengangkut sampah sisa aksi penyampaian pendapat yang ada di jalan, trotoar, dan JPO. Total 2,1 ton sampah kami angkut," ujar Andono dalam keterangannya, Rabu (21/10/2020).

Baca Juga:  Saat sang Kombes Berselfie Ria Bersama Demonstran UU Ciptaker

Andono mengatakan, kondisi hujan deras tidak menjadi halangan bagi petugas menjalankan tugas menjaga Jakarta kembali bersih. Saat ini, penanganan sampah pascaaksi penyampaian pendapat telah tuntas.

"Kami langsung tangani secepatnya supaya sampah tidak menimbulkan genangan air karena saluran dan tali-tali air tersumbat," tandas Andono.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini