Cegah Penyebaran Covid-19, Komisi B DPRD DKI Gelar Rapat di Puncak Bogor

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Rabu 21 Oktober 2020 12:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 21 338 2297111 cegah-penyebaran-covid-19-komisi-b-dprd-dki-gelar-rapat-di-puncak-bogor-TQSj2HA30q.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Komisi B DPRD DKI Jakarta menggelar rapat pembahasan dan pendalaman terhadap rancangan kebijakan umum perubahan APBD serta prioritas dan plafon anggaran sementara (KUPA-PPAS) perubahan APBD DKI tahun anggaran 2020 di kawasan Puncak, Jawa Barat, pada Rabu (21/10/2020).

Berdasarkan surat rapat yang beredar, pembahasan rancangan anggaran tersebut akan menghadirkan semua Anggota Komisi B DPRD DKI yang berjumlah 22 orang. Termasuk, Ketua DPRD DKI Prasetio Edi sebagai koordinator Komisi B.

Untuk lokasi rapat sendiri berada di ruang rapat Grand Cempaka Resort, Cipayung, Bogor, Jawa Barat. Hal tersebut pun dibenarkan oleh Anggota Komisi B DPRD DKI Gilbert Simanjuntak.

“Iya, rapat di Grand Cempaka Cipayung. (Hotel) itu milik Pemprov DKI," ujar Gilbert saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (21/10/2020).

Rapat kali ini tidak hanya dihadiri oleh Anggota Komisi B DPRD DKI saja. Namun turut mengundang jajaran Pemprov DKI, yakni Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI, Inspektorat, Badan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah DKI, Badan Pengelola Keuangan Daerah, dan Biro Perekonomian.

Tak hanya itu, Komisi B DPRD DKI juga mengundang kepala dinas serta badan usaha milik daerah (BUMD) yang berhubungan dengan perekonomian DKI.

Dikonfirmasi terpisah, Plt Sekretaris Dewan Hadameon memaparkan alasan penyelenggaraan rapat Komisi B DPRD DKI berlangsung di kawasan Puncak, Jawa Barat.

Menurut dia, nantinya ruang rapat di kawasan Puncak itu akan dibuat secara terbuka agar udara masuk untuk mengantisipasi penyebaluasan Covid-19. Ini sangat berbeda dengan Gedung DPRD yang tertutup lantaran menggunakan ruangan ber AC.

"Alasan rapat di kawasan Puncak karena perlu ruang terbuka untuk antisipasi penyebarluasan Covid-19. Di sana, semua jendela-jendela kita buka. Kalau kantor kan tertutup semua, tak ada jendela. Kalau di sini kan bisa," kata Hadameon.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini