4 Hari Banjir Rob Rendam Muara Gembong Bekasi

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Kamis 22 Oktober 2020 20:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 22 338 2298031 4-hari-banjir-rob-rendam-muaragembong-bekasi-YZjcyljSet.jpg Banjir rob di Muara Gembong, Bekasi. (Foto : Sindonews/Abdullah Surjaya)

BEKASI – Sudah empat hari permukiman warga Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terendam banjir rob. Banjir yang meluap ke permukiman warga tersebut terjadi sejak Senin (19/10/2020), hingga kini belum juga surut. Alhasil, ratusan warga yang berada di dua desa masih berjibaku dengan ketinggian air hingga 40 sentimeter.

“Masih belum surut hingga kini. Ratusan warga di Muara Gembong terdampak dari banjir rob ini,” kata Koordinator Uni Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Budi Sutrisno, Kamis (22/10/2020). Menurut dia, terdapat dua desa yang hingga kini permukimannya teredam banjir rob.

Dua desa itu adalah Pantai Bahagia dan Pantai Mekar. Desa Pantai Bahagia, setidaknya terdapat 4 RW dengan total 15 RT yang terendam banjir rob. Total kepala keluarga yang terdampak sebanyak 200 KK.

“Ada 200 rumah yang terendam. Ketinggian air hingga saat ini masih sekira 30-40 sentimeter,” ucapnya.

Di Desa Pantai Mekar, terdapat 1 RW dengan total 4 RT yang terdampak dengan jumlah KK yang terendam banjir di Desa Pantai Mekar ada 150 KK dengan total 100 rumah. Tinggi muka air saat ini masih 20-30 sentimeter. “Hingga kini dua des aitu masih dalam penanganan pemerintah,” ujarnya.

Baca Juga : Sudah Berhari-hari, Banjir Rob Rendam Permukiman Warga di Muara Angke

Budi menjelaskan banjir yang tak kunjung surut disebabkan karena banjir rob lantaran kawasan tersebut terletak di pesisir pantai. Saat ini, pihaknya telah melakukan pendataan terhadap korban terdampak banjir agar segera menerima bantuan medis maupun logistik. “Masih melakukan assesment, karena belum ada penurunan debit air di wilayah tersebut,” tuturnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini