Share

Jakarta Terdampak La Nina Lebih Awal, Pemprov DKI Diminta Siapkan Langkah Antisipasi

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Jum'at 23 Oktober 2020 07:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 338 2298135 jakarta-terdampak-la-nina-lebih-awal-pemprov-dki-diminta-siapkan-langkah-antisipasi-PxO40j18RZ.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan Jakarta akan mengalami dampak fenomena La Nina lebih awal dari wilayah lainnya. Tak hanya Ibu Kota, sejumlah wilayah seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi pun akan mengalami dampak serupa. 

Terkait hal itu, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera merespons apa yang sudah diperingatkan oleh BMKG terkait La Nina.

“Prakiraan yang dirilis oleh BMKG ini mestinya direspons cepat oleh Pemprov (DKI),” kata kata Gembong saat dihubungi Okezone di Jakarta, Jumat (23/10/2020). 

Dia pun mendorong Pemprov DKI segera menyiapkan langkah-langkah guna mengantisipasi dampak La Nina.  Salah satunya adalah memonitoring seluruh perangkat banjir di Ibu Kota.

“Langkah yang harus dilakukan oleh pemprov adalah monitoring seluruh perangkat antisipasi banjir. Misalnya apakah seluruh pompa sudah dalam kondisi baik, apakah alat berat pengeruk sampah sudah berjalan dengan semestinya,” tegas Gembong.

Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

Lebih lanjut, Gembong mengatakan Pemprov DKI masih punya waktu untuk mengantipasi dampak dari banjir imbas hujan dari fenomena La Nina.

Baca juga: Ini Wilayah yang Berpotensi Terdampak La Nina di Indonesia

“Pemprov masih punya waktu untuk mengantisipasi dampak La Nina khususnya banjir di DKI Jakarta,” pungkas Gembong. 

Diketahui sebelumnya, BMKG memastikan bahwa wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) akan mengalami dampak fenomena La Nina lebih awal dari wilayah lainnya.

La Nina merupakan fenomena alam yang berpotensi menambah curah hujan hingga 40% dari rata-rata normal lebih banyak di Tanah Air. 

Kabid Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG Hary Tirto Djatmiko mengatakan, wilayah yang akan mengalami musim hujan lebih awal yakni di sebagian wilayah Sumatera dan Sulawesi serta sebagian kecil Jawa.

"Termasuk Jabodetabek, Kalimantan, NTB dan NTT," kata Hary saat dihubungi Okezone, Kamis (22/10/2020). 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini