Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran Rumah di Tangerang

Isty Maulidya, Okezone · Jum'at 23 Oktober 2020 09:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 338 2298206 satu-keluarga-tewas-akibat-kebakaran-rumah-di-tangerang-Ag1r4lOQEx.jpg Kebakaran rumah di Tangerang menewaskan satu keluarga di Tangerang (Foto : Okezone.com/Isty)

TANGERANG - Sebuah rumah tinggal di di Blok B RT 07/01, Perumahan Bumi Permai Sentosa, Legok, Kabupaten Tangerang, terbakar pada Jumat (23/10/2020) dini hari. Kebakaran itu menyebabkan satu keluarga yang terdiri dari lima orang tewas, dan tiga rumah lainnya ikut terbakar.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Kosrudin mengatakan sekira pukul 01.45 WIB, saksi mendengar ledakan kecil disertai suara genteng jatuh di lokasi kejadian. Saat diperiksa, ternyata api sudah membakar atap rumah depan hingga menghalangi pintu rumah.

"Berdasarkan info yang saya dapat, kebakaran terjadi sekitar pukul 01.20 WIB. Lalu masyarakat baru melapor ke kami sekitar pukul 02.13 WIB" ujarnya.

Korban meninggal merupakan satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan 3 anak. Dugaan kuat kebakaran terjadi saat kelima korban sedang tertidur pulas, dan terjebak di dalam rumah. Kelima korban sendiri ditemukan di kamar bagian belakang

"Yang meninggal itu 5 orang. Terdiri dari bapaknya, ibunya, kemudian 3 orang anak. Yaitu dua anak perempuan, dan 1 laki-laki," ujar Kosrudin.

Sementara itu, tidak hanya rumah korban saja yang habis terbakar terbakar. Tiga rumah di samping kanan dan kiri serta belakang rumah tersebut juga ikut terbakar. Namun, hanya mengalami kerusakan ringan sementara rumah korban habis terbakat.

Baca Juga : Hari Ini Penetapan Tersangka Kasus Kebakaran Gedung Kejagung

"Nyamber ke tiga rumah di dekatnya, tapi tidak ludes, hanya sebagian. Sementara rumah korban ludes habis terbakar,"ujar Kosrudin.

Dugaan sementara api menyambar dari bagian depan rumah akibat korsleting listrik. Kemudian korban yang terkejut, langsung lari ke bagian belakang dan terjebak di sana.

"Sumber api diduga dari bagian depan, sementara karena adanya korsleting listrik," kata Kosrudin.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini