Berita Baik, Pemkot Bekasi Gelar Simulasi Pembukaan Bioskop

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Jum'at 23 Oktober 2020 14:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 338 2298379 berita-baik-pemkot-bekasi-gelar-simulasi-pembukaan-bioskop-pm1giPXMky.jpg ilustrasi: okezone

BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menggelar simulasi pembukaan operasional bioskop di tengah Pandemi Covid-19. Terdapat lima bioskop yang menjadi project percontohan pembukaan bioskop.

(Baca juga: Hari Ini 4 Bioskop di Jakarta Dibuka, Cek Lokasinya)

Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Bekasi, Tedi Hafni mengatakan rencananya pemerintah daerah kembali memperbolehkan operasional pelaku usaha bioskop setelah delapan bulan tutup. Namun, akan ada skema pembatasan jumlah pengunjung.”Hari ini kita mulai simulasi pembukaan bioskop,” katanya, Jumat (23/10/2020).

Rencananya, kata dia, simulasi pembukaan ada di dua tempat yakni di CGV Cinemas Bekasi Trade Center Bekasi Timur dan XXI Summarecon Mall Bekasi di Bekasi Utara. Selanjutnya, Pemkot Bekasi akan melakukan simulasi pembukaan lagi kepada tiga bioskop mulai Senin (26/10) sampai dengan Selasa (27/10).

Simulasi ini kata dia, menindaklanjuti hasil rapat pemerintah daerah dengan pelaku usaha sekaligus pengelola bioskop pada tanggal 9 September 2020 lalu.”Senin depan yang kita simulasi ada dua, Cinemapolis Blue Plaza dan Kota Cinema Mall Jatiasih. Untuk hari Selasa hanya Flix Cinema Grand Galaxy Park,” ungkapnya.

Setelah simulasi ini berjalan, kemudian baru Pemkot Bekasi membuat Surat Edaran yang ditunjukkan kepada para pengelola bioskop yang ada di Kota Bekasi.”Kemungkinan setelah simulasi sudah berjalan semua, pada November 2020 bisa beroperasi. Jadi, semuanya tergantung dari hasil simulasi yang akan kita lakukan sekarang,” ujarnya.

Namun Tedi belum dapat memberikan aturan pembukaan bioskop atau syarat-syarat setelah dibuka. Pihaknya masih harus menuggu hasil simulasi berjalan pada pekan depan.”Nanti itu, yang pasti harus mengedepankan protokol kesehatan budaya 3M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak aman),” jelasnya.

Ada pula kewajiban penyediaan thermogun. Juga jumlah pengunjung bisokop yang pasti tidak bisa 100 persen terisi dan tempat duduk harus mengikuti protokol Kesehatan. Lalu, sebelum masuk, pengunjung terlebih dahulu melakukan cek suhu. Sebelum masuk, pengunjung diminta mengisi data lewat QR code.

Penonton disarankan membeli tiket dan makanan secara online. Di lokasi, penonton tetap bisa membeli online melalui mesin yang telah disediakan. Kebijakan ini sebagaimana yang terlebih dahulu dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.”Kalau DKI sudah diperbolehkan, ya Kota Bekasi juga akan mengikuti kebijakan itu,” tegasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini