Keluarga Cewek Cantik yang Dibunuh Pelanggannya Syok dan Histeris

Mulyana, Okezone · Senin 26 Oktober 2020 13:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 26 338 2299623 keluarga-cewek-cantik-yang-dibunuh-pelanggannya-syok-dan-histeris-x3x9XjxXSP.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

PURWAKARTA - Pemerintahan Desa Cijati, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, Jabar, tampak sibuk di awal pekan ini. Pasalnya, salah satu warga desa tersebut dikabarkan meninggal dunia di Kota Bekasi. Bahkan, warga yang merupakan perempuan muda ini menjadi korban pembunuhan di kota tersebut.

Kades Cijati, Zaenal Arifin atau akrab disapa Ayi, mengatakan, pagi ini pihaknya menerima kabar dari keluarga, bahwa Siti Soleha (24) warga Kampung Rawa Gempol RT 04/02, menjadi korban pembunuhan. Siti, meninggal dunia di kontrakannya yang berada di Kota Bekasi.

"Ini, kami bersama keluarga menuju ke Bekasi, untuk mengurus kepulangan jenazah," ujar Ayi, kepada Okezone, Senin (26/10).

Ayi menyebutkan, korban merupakan anak pertama dari pasangan Madtori dan Wawat. Baik korban maupun orang tuanya, merupakan warganya. Korban, sudah lama bekerja di Kota Bekasi. Namun, dirinya tidak tahu jika korban bekerja sebagai pekerja seks.

Keluarga korban, syok dan histeris saat mengetahui anaknya menjadi meninggal dunia. Apalagi, Siti menjadi korban pembunuhan. Baik keluarga maupun dirinya dari pemerintahan desa, begitu tak menyangka dengan adanya kasus ini.

"Mohon do'anya," ujarnya.

Informasi yang diterima Okezone, dari rilis Polda Metro Jaya, Siti Soleha menjadi korban pembunuhan. Dia diketemukan di kosannya yang berada di kamar No12 lt 3 Kosan H Jamal, di JlRahayu RT 04/01 Kelurahan Margamulya, Kecamatan, Bekasi Utara, Kota Bekasi, pada Minggu (25/10) sekitar pukul 20.00 WIB.

Baca Juga: Cewek Cantik Open BO Dibunuh Pelanggannya Usai Berhubungan Badan

Pelaku, adalah Bayu Bani Adal (30), warga Bekasi Kaum RT06/01, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Saat ini, pelaku telah menyerahkan diri ke pihak berwajib.

Adapun krobologinya, pelaku telah melakukan pembunuhan terhadap korban. Perempuan itu, dipesan pelaku melalui aplikasi Me Chat pada Minggu (25/10) kemarin sekitar pukul 13.00 WIB.

Tarif yang disepakati yaitu, Rp 450 ribh sekali main. Selanjutnya, keduanya janjian dikosan korban. Ketika, hendak ganti baju, korban membuka dompetnya. Lalu, pelaku melihat isi dompet korban dan timbul niat jahat untuk memiliki harta korban.

Kemudian, pelaku dan korban berhubungan badan sekali. Setelah keduanya selesai bersih-bersih, lalu pelaku mengambil pisau yang disimpan dalam tas. Selanjutnya, saat korban posisi menyender ditembok langsung dibekap dan didorong. Hingga korban tengkurap dan pelaku langsung menusukan pisau pada leher dan perut sebelah kiri korban.

Korban sempat melawan dengan menggigit jari pelaku dan setelah korban tidak bergerak lagi, pelaku sempat mencari dompet korban. Namun tidak ketemu. Selanjutnya pelaku mematikan lampu kamar dan mengunci kamar korban dan pelaku pulang ke rumahnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini