Share

Banjir di Bekasi, Wali Kota: Proses Revitalisasi Sungai Sedang Berjalan

Wisnu Yusep, Okezone · Senin 26 Oktober 2020 14:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 26 338 2299653 banjir-di-bekasi-wali-kota-proses-revitalisasi-sungai-sedang-berjalan-Vi3aB0fpdi.jpg Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi (Okezone)

BEKASI – Banjir pada Minggu 25 Oktober 2020 telah merendam sejumlah wilayah di Kota Bekasi. Akibatknya sejumlah perumahan di Villa Nusa Indah, Kemang Ifi, Pondok Mitra Lestari, Pondok Gede Permai, Vila Jatirasa lumpuh total.

Untuk mengantisipasi permasalahan tahunan ini, Pemerintah Kota Bekasi tengah mengebut revitalisasi sungai-sungai yang ada di Kota Bekasi.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, sejauh ini proses revitalisasi sungai-sungai yang mengalir ke Kota Bekasi tengah berjalan.

"Prosese revitalisasi (sungai) sedang berjalan November ini," ujar Rahmat Effendi kepada wartawan, Senin (26/10/2020).

Pria yang biasa sapa Pepen itu nenyadari, banjir yang terjadi di wilayahnya itu merupakan banjir kiriman dari hulu yakni, Bogor, Jawa Barat sehingga kapasitas aliran sungai sudah tidak lagi menanpung debit air.

"Kita tidak menampik kan persoalan hulu, karena kapasitas sungai kita sudah tidak bisa menampung lagi debit air dari hulu," kata politikus Golkar itu.

Maka, kata Pepen, mau tidak mau pada saat intensitas hujan tinggi di hulu akan membawa debit air ke Kota Bekasi dengan volume yang begitu banyak.

"Karena di hulu Bukti Sentul turun ke Cikeas, terus ke Pondok Gede Permai, di Hambalang turun ke Cileungsi ke Pondok Gede Permai dan turun ke kali Bekasi," kata Pepen.

Cara mengatasi permasalahan musiman ini, kata Pepen, yakni dengan membuka setiap bendungan. itu merupakan salah satu cara agar tidak meluap.

"Kalau di sana (Bogor) hujan jam 2, maka tidak boleh lima atau enam jam itu bendung itu udah harus dibuka, itu hanya satu satu nya cara itu tidak cara lain," kata Pepen.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini