2 Remaja Jambret Bocah karena Ingin Servis Motor

Hambali, Okezone · Sabtu 31 Oktober 2020 01:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 31 338 2301808 2-remaja-jambret-bocah-karena-ingin-servis-motor-fRpwKn2qDX.jpg Polisi tangkap 2 remaja yang jadi jambret (Foto : Okezone.com/Hambali)

TANGERANG SELATAN – Polisi mengungkap kasus penjambretan sadis yang disertai penusukan terhadap seorang bocah di Sawah Baru, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel). Alasan dari penjambretan itu ruoanya masalah sepele, yakni butuh uang untuk servis motor.

Pelaku masing-masing berinisial SL alias TMP (17) yang berperan sebagai joki motor dan MAS alias KNC (20) yang menjadi eksekutor. Korbannya sendiri adalah seorang siswi, WN (14), yang mengalami luka cukup parah di pangkal lengan kanannya.

Penjambretan itu terjadi pada hari Minggu 18 Oktober 2020, sekira pukul 09.00 WIB. Saat peristiwa, WN tengah beristirahat bersama teman-temannya di lokasi. Lalu kedua pelaku yang sudah mengincar korban, langsung beraksi.

"Modusnya berpura meminjam HP korban. Karena curiga, korban menarik hp nya, lalu terjadi tarik-tarikan. Kemudian pelaku mencabut pisau dan menusuk korban," kata Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Endy Mahandika, Jumat (30/10/2020).

Selang beberapa hari, polisi berhasil meringkus pelaku SL di kediamannya, di Perumahan Villa Mutiara, Ciputat, Sabtu 24 Oktober 2020 sekira pukul 13.00 WIB. Di sana diamankan barang bukti berupa sepeda motor merek Honda Vario B 6595 WWQ yang digunakan pelaku saat beraksi.

"Dari keterangan SL kita dapat informasi, bahwa pelaku MAS melarikan diri ke tempat kerabatnya di Cisaat, Sukabumi. Kemudian tim berangkat ke sana, dan berhasil mengamankannya," jelas Endy.

Dari hasil penyelidikan, didapat keterangan bahwa korban nekat menjambret hanya karena tak memiliki uang untuk membayar servis motornya. Lantas selepas waktu subuh, keduanya nongkrong sambil merencanakan aksi kejahatan.

Baca Juga : Tidak Ada WNI yang Jadi Korban Gempa Turki

"Dia nongkrong berdua, setelah subuh mereka menuju ke sekitaran UPJ nongkrong di Menteng Bintaro. Lalu melihat korban, sempat diikuti lalu hilang dan ketemu lagi di jembatan UPJ. Tujuannya melakukan itu karena pelaku ingin servis motor, tapi nggak punya uang jadi merencanakan aksi itu," ungkapnya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 365 tentang Pencurian disertai kekerasan dengan ancaman hukuman kurungan maksimal 12 tahun penjara.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini