Pria yang Todong Resepsionis Hotel di Tangerang Diduga Stres karena Diceraikan Istri

Hambali, Okezone · Minggu 01 November 2020 07:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 01 338 2302224 pria-yang-todong-resepsionis-hotel-di-tangerang-diduga-stres-karena-diceraikan-istri-P53rQqorQF.jpg Kapolsek Kelapa Dua AKP Muharam Wibisono. (Foto : Okezone/Hambali)

TANGERANG – Pria yang menenteng airsoft gun dan merampok dengan menodongkan senjata ke resepsionis hotel di Kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, disebut memiliki gangguan kejiwaan.

Saat kejadian, pelaku perampokan itu datang diantar mobil mewah dengan sopir pribadinya.

Hal ini diungkapkan Kapolsek Kelapa Dua AKP Muharam Wibisono Adipradono. Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif pelaku melakukan perampokan. Termasuk memeriksa kondisi kejiwaannya.

"Awalnya SD datang mengendarai mobil bersama sang sopir. Entah apa motifnya, pelaku tiba-tiba menenteng airsoft gun dan menuju hotel," kata Muharam, kepada Sindonews, Sabtu (31/10/2020).

Setibanya di hotel, dia menodongkan pistol ke arah resepsionis hotel yang berjaga dan memintanya memasukkan seluruh uang yang ada di laci resepsionis ke dalam tas yang dibawanya.

Usai merampok resepsionis hotel, pelaku sempat mengganti jaket yang digunakannya untuk menghilangkan jejak. Namun, aksinya ketahuan warga dan pelaku tertangkap. Warga yang geram langsung memukulinya.

"Setelah kita melakukan penangkapan, kita mendapat keterangan dari tersangka dan keluarganya, memang yang bersangkutan ini mengalami gangguan kejiwaan. Dia datang dengan mobil untuk check up ke dokter," ujarnya.

Muharam mengaku tidak langsung percaya. Untuk itu, dia masih melakukan penyelidikan soal motif pelaku yang mengaku jika aksinya disebabkan kondisi kejiwaan yang terguncang.

"Dari pihak keluarga yang sudah datang, sudah kita mintai keterangan. Memang yang bersangkutan sudah 7 tahun ini rutin mendatangi psikiater. Namun di sini kita juga harus tetap membuktikan, benar tidaknya," tuturnya.

Dari hasil penyelidikan juga diketahui, senjata airsoft gun yang dibawa pelaku ternyata sudah tidak berfungsi. Sementara kejiwaannya yang terganggu dilatarbelakangi masalah hubungan rumah tangga.

"Ya, jadi dia sudah cerai dengan istrinya yang merupakan warga negara asing (WNA) sejak 7 tahun silam. Itu yang jadi penyebab psikologinya terganggu. Tetapi, kami masih melakukan pemeriksaan," tuturnya.

Baca Juga : Pria Tenteng Pistol Hebohkan Warga Gading Serpong

Jika ternyata tidak mengalami gangguan kejiwaan, pelaku akan dijerat Pasal 368 tentang Pengancaman Disertai Kekerasan dengan hukuman 8 tahun penjara.

Baca Juga : Kronologi Pria Berpistol Todong Resepsionis Hotel di Gading Serpong

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini