Transjakarta Alihkan Rute Blok M-Kota Antisipasi Demo di Kedubes Prancis

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Senin 02 November 2020 10:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 02 338 2302621 transjakarta-alihkan-rute-blok-m-kota-antisipasi-demo-di-kedubes-prancis-oc2MaRNBie.jpg Transjakarta. (Foto: Dok Okezone.com)

JAKARTA - PT Transjakarta mengalihkan  rute di Koridor 1 sebagai antisipasi demo yang akan berlangsung di kawasan Patung Kuda dan Kedubes Prancis, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/11/2020).

Direktur Operasional  PT Transjakarta Prasetia Budi mengatakan, pengalihan rute Transjakarta di Koridor 1 (Blok M-Kota) dilakukan agar tetap bisa melayani mobilitas masyakarat.

"Pengalihan ini diberlakukan untuk arah Kota, sementara untuk arah sebaliknya masih beroperasi normal," kata Budi dalam keterangannya.

Adapun pengalihan rute tersebut di Blok M - Sarinah – lampu merah  Sarinah - keluar jalur – lampu merah  Bank Indonesia - belok kiri - Jl.Kebon Sirih - Hotel Milenium - belok kiri - Jl.Fachrudin - Jati Baru lurus - Jl.Cideng Barat – lampu merah Tarakan -belok kanan - Halte Petojo – Lampu merah  Harmoni belok kiri - Harmoni - Kota

"Selain rute ini, semua layanan kami masih berjalan normal dan beroperasi secara situasional. Kendati  begitu, Transjakarta bekerja sama dengan pihak Polda Metro Jaya guna memastikan keamanan baik pelanggan, petugas di lapangan dan keberlangsungan operasional Transjakarta hari ini," ucapnya. 

Budi memastikan, rute Transjakarta akan kembali normal apabila kondisi sudah kondusif serta dapat dilintasi armada bus.

Baca juga: Presiden Jokowi Sudah Kecam Macron, PA 212: Kami Tetap Aksi Hari Ini 

"Kami menghimbau bagi para pelanggan yang akan melakukan aktivitas untuk selalu berhati-hati di jalan, tetap waspada dan selalu mengutamakan keselamatan diri dan keluarga," ujarnya.

Demo mengkritik pernyataan Presiden Prancis dilakukan di depan Kedubes Prancis di Jalan MH Thamrin, Menteng. Demo digelar oleh Persaudaraan Alumni (PA) 212. Sementara demo di sekitaran Patung Kuda digelar sejumlah serikat pekerja terkait UU Cipta Kerja.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini