Gangguan Cuaca di Pangandaran Picu Angin Kencang di Bogor

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Senin 02 November 2020 18:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 02 338 2302974 gangguan-cuaca-di-pangandaran-picu-angin-kencang-di-bogor-snSU2yUc1E.jpg Ilustrasi. Foto: Okezone

BOGOR - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan angin kencang yang melanda beberapa wilayah termasuk Kota Bogor, itu dipicu perubahan tekanan udara di bagian selatan Pangandaran, Jawa Barat, Senin (2/11/2020).

"Angin kencang hari ini disebabkan adanya arus low level jetstream, dari pemantauan peta streamline hari ini memang ada gangguan cuaca berupa tekanan rendah di sebelah selatan Pangandaran," kata Kepala BMKG Citeko Asep Firman dalam keterangannya.

Hal ini mengakibatkan adanya pusaran siklonik (pusaran angin), menyebabkan perubahan arus angin level bawah, terutama angin permukaan di dataran tinggi di Jawa Barat, salah satunya di Kota Bogor.

"Secara umum memang sekarang dalam masa peralihan atau disebut musim Pancaroba. Peralihan dari musim kemarau ke musim hujan," tambahnya.

Musim kemarau saat ini, lanjut Asep, terbilang singkat dibandingkan tahun lalu karena fenomena La Nina yang membawa banyak curah hujan di Indonesia.

Baca Juga: Angin Kencang, Mobil Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang di Bogor

"Penyebab utama musim kemarau yangg singkat ini lebih dikarenakan kondisi suhu muka laut di selatan Pulau Jawa, saat ini dalam keadaan hangat dan lebih hangat dari biasanya. Anomali/penyimpangan ini hingga lebih besar dari 2 derajat celcius. Tentunya bisa memicu terjadinya sumber tekanan rendah dan angin dari segala penjuru akan mengisi ruang udara yang rendah ini," bebernya.

Saat ini, pantauan anomali suhu di Nino3.4 (Samudera Pasifik) pun berada pada level -1.5 derajat celcius dan kecenderungan semakin turun.

"Imbasnya, apabila anomali suhu di Pasifik makin turun, maka sebaliknya ada kecenderungan suhu di Samudera Hindia (Indonesia) akan makin naik. Jika kondisi ini terus berkembang makin hangat, maka imbasnya peluang hujan akan makin besar, sehingga dikhawatirkan akan menyebabkan bencana hidrometeorologis seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan lainnya," pungkas Asep.

Baca Juga: Lagi, Pohon Tumbang di Bogor Lukai 2 Pemotor

Sementara itu tercatat ada 4 titik pohon tumbang di Kota Bogor akibat angin kencang pada Senin (2/11/2020). Dalam peristiwa ini dilaporkan 4 pemotor mengalami luka-luka dan satu mobil rusak berat.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini