Penembakan Ponpes di Bekasi Berujung Damai

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Rabu 04 November 2020 11:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 04 338 2303901 penembakan-ponpes-di-bekasi-berujung-damai-X9Hcun3XR7.jpg Ponpes di Bekasi ditembak senapan angin (Foto : Sindonews)

BEKASI - Aksi penembakan Pondok Pesantren Istigosah, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, berujung damai dan tak berlanjut ke jalur hukum. Kedua belah pihak telah menyepakati surat perjanjian bersama.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Bekasi Timur, Kompol Sutoyo mengatakan, pihak pesantren yang diwakili oleh Nani Maskuri telah memaafkan sang penembak, Irfan Nur Syaban. Menurutnya, surat perjanjian damai itu telah ditandatangani bersama kedua belah pihak setelah pasca kejadian, Sabtu 31 Oktober 2020.

”Tidak berlanjut ke jalur hukum, kasus ini telah ditutup,” katanya, Rabu (4/11/2020).

Pihak pertama meminta pertanggungjawaban kepada Irfan untuk mengganti segala kerusakan yang ada di Pesantren Istigosah dari senjata senapan angin. Pihak kedua pun telah meminta maaf secara langsung kepada pihak Pondok Pesantren.

Selain itu, Irfan berjanji tidak melakukan perbuatannya serta bersedia mengganti kerusakan yang terjadi.

”Sudah ada kesepakatan antara kedua belah pihak. Pihak pertama tidak menuntut secara hukum dan pihak kedua akan bertanggung jawab. Jadi masalah ini sudah selesai dan masyarakat Bekasi kami minta jangan resah dengan peristiwa ini,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah pondok pesantren yang berada di wilayah Bulak Kapal, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi dikabarkan diberondong delapan kali tembakan. Dalam peristiwa itu, beruntungnya tidak sampai memakan korban jiwa. Hanya saja sejumlah fasilitas mengalami kerusakan.

Baca Juga : Ponpes di Bekasi Diberondong Tembakan, Pelaku Langsung Diciduk Polisi

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari menjelaskan, dalam peristiwa tersebut ada delapan kali tembakan yang mengenai Ponpes tersebut.Hasil penyidikan, senjata yang dipakai merupakan senapan angin, bukan senjata api.

“Tidak kita tahan pelakunya, masih dalam penyelidikan dan pendalaman di lokasi kejadian dan kasus ini sudah damai dan pelaku akan mengganti segala kerusakan,” kata Erna.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini