Massa Kembali Aksi di Depan Kedubes Prancis, Tuntut Presiden Macron Minta Maaf

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Rabu 04 November 2020 13:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 04 338 2303981 massa-kembali-aksi-di-depan-kedubes-prancis-tuntut-presiden-macron-minta-maaf-AZHiquVP5K.jpg Massa aksi di depan Kedubes Prancis (foto: Okezone.com/Harits)

JAKARTA - Sejumlah massa dari Aliansi Ormas Muslim Indonesia kembali menggela demonstrasi di depan Kedubes Prancis, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (4/11/2020).

Mereka mengecam pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang dianggap telah menghina umat Islam.

Massa tersebut mulai datang di sekitar gedung Kedutaan Besar Prancis sejak pukul 10.00 WIB. Mereka datang dengan berbagai atribut seperti bendera bertuliskan kalimat tauhid.

Baca juga:

Demo Kecam Macron, Massa Serukan Boikot Produk Prancis

Demo di Kedubes Prancis, Polisi Pasang Kawat Berduri & Siagakan Kendaraan Taktis

Transjakarta Alihkan Rute Blok M-Kota Antisipasi Demo di Kedubes Prancis

Koordinator Aksi Aliansi Ormas Muslim Indonesia, Irwan Saefulloh, menjelaskan alasan pihaknya melakukan aksi ini mendesak agar Presiden Prancis Emmanuel Macron meminta maaf dan diadili.

"Karena sudah jelas, yang harus ditangkap yang menista Rasulullah SAW, tapi yang meminta atau yang melakukan amal seperti Gus Nur, Habib Bahar dan ulama hababib ditangkapin, padahal mereka tak pernah minta uang, mereka tidak menjilat, mereka hanya meminta keadilan," ujar Irwan di lokasi.

Irwan mengacam pihaknya akan melakukan aksi secara terus menerus jika Presiden Macron belum melontarkan maaf kepada umat muslim atas pernyataannya.

"Terus kami tidak pernah berhenti sampai mereka minta maaf, jihad fisabillah tidak akan pernah berhenti," bebernya.

Pada pukul 12.00 WIB, Massa dari Aliansi Ormas Muslim Indonesia berangsur-angsur membubarkan diri usai menyampaikan orasinya di depan Kedutaan Besar Prancis. Demo sendiri berjalan secara lancar.

 

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini