Viral Ketua RT di Jelambar Diduga Pungut Biaya untuk Warga Ambil Bansos

Mohamad Yan Yusuf, Sindonews · Rabu 04 November 2020 18:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 04 338 2304263 viral-ketua-rt-di-jelambar-diduga-pungut-biaya-untuk-warga-ambil-bansos-2Py19FRbYK.jpg Ilustrasi bansos. (Foto : Dok Okezone)

JAKARTA – Seorang oknum Ketua RT diduga memunguti biaya untuk warganya yang hendak mengambil bantuan dari Presiden Jokowi. Ia meminta uang Rp50 ribu kepada setiap warga yang hendak mengambil bantuan itu.

Informasi itu didapat setelah istri drummer Superman Is Dead, Jerinx, Nora Alexandra menggungah ulang hal tersebut melalui Instastory.

Dalam unggahan ulang di Instastory @ncdpapl, terlihat posting-an mengenai adanya dugaan pungutan itu disampaikan pemilik akun @adngrk.

Setelah ditelusuri, salah satu posting-an akun @adngrk itu memang menuliskan penelusurannya tentang bantuan presiden yang dianggap tak tepat sasaran. Dalam posting-annya, akun tersebut menyampaikan beberapa keluhan dari pengguna Instagram yang disampaikan melalui pesan pribadi.

Salah satunya tentang adanya pungutan sebesar Rp50.000 untuk mengambil bantuan tersebut yang disebutkan dialami oleh warga di RT 10 RW 04, Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Dalam curhatan dari akun yang namanya dirahasiakan, pemilik menceritakan ibunya baru dikabarkan bantuan siap diterima apabila telah membayar Rp50 ribu yang katanya untuk uang bulanan.

Bahkan, ibunya sempat berkelahi dengan ketua RT setempat agar bisa mendapatkan bantuan sosial dari presiden.

Ketua RT Pilih Diam

Sindo mencoba telusuri hal itu dan menghubungi ketua RT setempat, Trio Segara. Namun saat dihubungi, si ketua RT enggan berkomentar mengenai hal tersebut.

Sementara itu, Ketua RW 04 Jelambar, Anto, memastikan tak ada pungutan terhadap warga untuk mendapatkan bantuan sosial, baik yang berasal dari Presiden maupun Pemprov DKI Jakarta.

Anto menjelaskan, di wilayah RW 04 ada sebanyak 483 warga yang terdata mendapatkan bantuan dari Presiden dan 158 warga terdata di bantuan Pemprov DKI Jakarta.

"Saya pastikan enggak ada permintaan uang seperti itu. Dari warga sendiri juga enggak ada yang melaporkan mengenai hal itu," kata Anto ditemui di Pos RW 04 Jelambar

Masalah Pribadi

Mengenai viralnya informasi itu, Anto menduga hal itu dilatarbelakangi adanya masalah pribadi antara Ketua RT 10 dengan salah satu warganya.

Sebab, Anto mendengar bahwa ada salah satu warga di RT 10 yang memiliki konflik berkepanjangan dengan sang ketua RT.

Baca Juga : Pria di Lombok Timur Nikahi Gadis Pujaan dengan Mas Kawin Ayam Panggang

"Jadi warga itu dengan pengurus RT ada masalah mungkin. Jadi memang bukan karena bansos, sudah lama memang kayak ada masalah pribadi di antara mereka," tutur Anto.

Baca Juga : Viral Emak-Emak Berkelahi di Tengah Jalan Gara-Gara Saling Ejek di Medsos

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini