Viral Pembakaran Produk Prancis, Polisi Tidak Temukan Unsur Pidana

Helmi Syarif, Koran SI · Kamis 05 November 2020 15:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 05 338 2304758 viral-pembakaran-produk-prancis-polisi-tidak-temukan-unsur-pidana-PUXzWCcYpv.jpg Demo boikot produk Prancis. (Ilustrasi/Sindo)

JAKARTA – Pihak kepolisian belum menemukan adanya unsur pidana terkait aksi membakar produk-produk Prancis yang dilakukan massa dari Gerakan Pemuda Islam (GPI), pada Selasa (3/11/2020). Itu karena produk-produk Prancis yang dimusnahkan tersebut telah dibeli.

"Sementara kita belum atau tidak temukan unsur pidananya," kata Kanit Reskrim Polsek Menteng Kompol Gozali Luhulima, Kamis (5/11/2020).

Berkenaan dengan itu, Gozali menyampaikan, pihaknya telah melakukan langkah antisipatif terhadap maraknya ajakan memboikot produk-produk Prancis. Di sisi lain, dia menegaskan apabila ditemukan adanya tindakan-tindakan yang mengarah pada pelanggaran aturan, akan diproses hukum.

"Antisipasi pasti. Kalau ada yang melakukan tindak pidana, pasti kita tindak," katanya.

Sekelompok massa dari GPI sempat mendatangi sebuah minimarket di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Mereka datang untuk membeli produk-produk Prancis untuk kemudian dibuang dan dibakar.

Aksi tersebut dilakukan massa GPI sebagai bentuk kecaman terhadap Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dinilai telah menghina Nabi Muhammad.

Gozali merincikan beberapa produk Prancis yang dibeli di antaranya air mineral kemasan botol, susu formula, hingga pembersih muka. Menurut dia, sebagian produk tersebut dibawa ke Kantor PGI dan dimusnahkan dengan cara dibakar.

Baca Juga : Viral! Sejumlah Orang Buang Ratusan Botol Air Mineral Perusahaan Prancis

"Bukan sweeping, tapi membeli produk Prancis di minimarket kemudian dibawa ke Menteng Raya 58 Kantor GPI kemudian dimusnahkan," tuturnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini