2 Remaja di Bawah Umur Jadi Korban Perdagangan Manusia di Depok

Agregasi Sindonews.com, · Kamis 05 November 2020 15:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 05 338 2304759 2-remaja-di-bawah-umur-jadi-korban-perdagangan-manusia-di-depok-dibDRZlFg4.jpg Foto: Sindonews

JAKARTA - Dua wanita dibawah umur berinisial C dan J menjadi korban eksploitasi dan dibawa ke sebuah kamar hotel di Kota Depok oleh seorang pria yang mereka kenal melalui aplikasi kirim pesan melalui aplikasi online.

(Baca juga: Bupati Alor Hina Kolonel Imanuel, TNI AD: Harus Diselesaikan Secara Hukum!)

Pelaku yang diketahui bernama Rizki tersebut berhasil digagalkan lantaran pihak sekuriti hotel curiga dengan dua wanita muda ini.

Kapolsek Cilandak AKP Iskandar mengatakan, kasus ini bermula saat korban mengenal pelaku dari aplikasi online dan mereka sepakat bertemu pada Minggu tanggal 1 November 2020. Pelaku kala itu mengorder taksi online untuk membawa kedua wanita itu dari Bekasi ke sebuah Hotel di Depok.

(Baca juga: Tiba di Tanah Air, Habib Rizieq Akan Nikahkan Najwa Shihab)

"Saudara Rizki menggunakan sepeda motor mengikuti kedua perempuan tersebut dengan tujuan sebuah hotel di wilayah Jalan Margonda, Kota Depok," ujarnya, Kamis (5/11/2020).

Namun sesampainya di hotel itu, kedua wanita itu enggan masuk ke dalam hotel. Satpam hotel itu pun mulai menaruh curiga."Di Depok mau dieksploitasi tapi ketauan satpam sehingga pelakunya tidak jadi," tegasnya.

Selanjutnya, pelaku kemudian memberikan uang sebesar Rp50 ribu untuk kedua wanita itu dan pelaku melarikan diri. Singkat cerita, kedua korban yang tidak tahu arah pulang menaiki angkot jurusan Depok-Cipayung-Cinere hingga tersasar sampai ke Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Tiga hari berselang, kedua wanita itu masih tidak mengetahui arah pulang. Iskandar menyebut kedua wanita itu ditemukan oleh sekuriti di Perumahan Kavling Lestari, Lebak Bulus saat kedua wanita itu keluar dari rumah kosong dalam keadaan menangis.

"Kemudian ditanyakan oleh saksi bahwa yang bersangkutan sudah berada didalam rumah kosong tersebut selama tiga hari," kata Iskandar.

Mengetahui informasi itu, pihak kepolisian pun mengamankan dua wanita itu. Wanita berinisial C lebih dulu dijemput oleh orangtuanya di kantor polisi

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini