Berikut Lokasi Rawan Banjir di Tambora Jakarta Barat

Mohamad Yan Yusuf, Sindonews · Jum'at 06 November 2020 14:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 06 338 2305320 berikut-lokasi-rawan-banjir-di-tambora-jakarta-barat-rbTKYaqT1I.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Kecamatan Tambora Jakarta Barat petakan daerah rawan banjir. Hal itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi di musim penghujan.

Camat Tambora, Bambang Sutarna, menyebutkan dari sebelas kelurahan di wilayahnya, sedikitnya ada di empat wilayah kelurahan, yakni Jembatan Besi, Krendang, Tambora dan Tanah Sereal.

Menurutnya, penyebab genangan di wilayah tersebut karena antrean air dari saluran penghubung ke Kali Cibubur.

"Potensi genangan ada di Jalan KH Moh Mansyur, meliputi wilayah Kelurahan Jembatan Lima, Tambora dan Tanah Sereal. Selanjutnya di Jalan Sawah Lio I dan II di Jembatan Lima, Jalan Krendang Raya sepanjang Kali Cibubur, dan Jalan Tambora V. Itu titik-titik potensi genangan di wilayah Kecamatan Tambora,” sebut Bambang, Jumat (6/11/2020).

Selain itu, Bambang melanjutkan, genangan juga di sebabkan antrean air karena pompa air yang ada di kali Cibubur. Karena itu, meskipun ada genangan, air masih menyurut cepat.

Terlebih saluran saluran phb yang ada di Jembatan Lima, Tanah Sereal, Tambora dan Krendang bermuara ke kali Cibubur itu. Dari Kali Cibubur dipompa ke Kali Duri. Karena itu, saat hujan genangan terjadi, hanya butuh 10-15 menit untuk disedot oleh Pompa air berkapasitas 1.000 liter per detik.

Baca Juga : KUA Belum Terima Pemberitahuan Pernikahan Najwa Shihab Putri Habib Rizieq

“Makanya genangan sudah hilang. Sepanjang pompa normal, maka tidak bakalan ada genangan,” jelas Bambang.

Sementara itu, terkait antisipasi genangan di lingkungan Jalan Tambora V, operasional pintu air disesuaikan kondisi debit air di Kali Opak.

"Kali tersebut jika airnya naik, air dari Phb kembali lagi ke permukiman warga. Sekarang sudah dipasang pintu air, untuk mengantisipasi kembalinya air dari Kali Opak ke permukiman warga. Jadi, begitu hujan deras, pintu air langsung kita tutup,” pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini