Limbah Medis Berserakan di Jalan Bekasi Bikin Heboh Warga

Wisnu Yusep, Okezone · Jum'at 06 November 2020 19:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 06 338 2305536 limbah-medis-berserakan-di-jalan-bekasi-bikin-heboh-warga-ct0YV4vy3G.jpg Limbah Covid-19 berserakan di Jalanan Bekasi (Foto: Okezone/Wisnu)

BEKASI – Warga Kabupaten Bekasi baru-baru ini dihebohkan dengan penemuan limbah medis di pinggir Jalan di Desa Sikaindah, Sukatani, Cabangbungin, Kabupaten Bekasi.

Bahkan temuan limbah medis itu viral di media sosial. Dalam media sosial itu menunjukan limbah medis berserakan di pinggir jalan.

Kapolsek Sukatani AKP Makmur mengatakan, temuan limbah medis itu pertama kali diketahui oleh warga sekitar, yang tengah melintas. Warga penasaran karena limbah medis itu berserakan.

"Warga pertama lihat ada yang berserakan, lalu pas dilihat kaitanya dengan alat-alat penanganan Covid-19 akhirnya pada lapor ke perangkat desa dan kemudian lapor ke Polsek, karena kaitannya dengan alat-alat Covid karena takut ada apa-apa kita police line waktu itu," kata Makmur ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (6/11).

Limbah-limbah kategori B3 itu, lanjut Makmur, berserakan di tengah jalan di Desa Sukaindah, Jalan utama Suktani Cabangbungin. Dia menduga, limbah medis itu sengaja dibuang oleh orang yang tak bertanggung jawab.

"Kelihatannya seperti kaya orang sengaja sembari jalan bisa dikatakan, buang dari jalan pasti," kata Makmur.

Atas temuan limbah medis itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi untuk memperdalam kaitanya limbah medis.

"Kita langsung kerja sama dengan DLH, karena mereka-mereka yang tahu berbahaya atau tidak, kemudian prosesnya kita kerja sama ditangani sama Krimsus Polres Metro Bekasi," ungkap dia.

Kerjasama dengan Polres Metro Bekasi, lanjut Makmur, untuk mencari unsur pidana. Terlebih dalam limbas medis itu tertera salah satu PT di Jababeka.

"Untuk diselidiki ada indikasi berbahaya atau tidak, lalu juga ada tulisan salah satu PT di Jababeka. Itu jadi sama krimsus didalami apakah limbah itu dibuang sengaja seperti apa itu sedang didalami," ungkap dia.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini