PSBB Transisi Jakarta Diperpanjang: Kasus Aktif Covid-19 Turun 55%, Kesembuhan Capai 90,7%

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Minggu 08 November 2020 18:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 08 338 2306258 psbb-transisi-jakarta-diperpanjang-kasus-aktif-covid-19-turun-55-kesembuhan-capai-90-7-R3hYMmE6aE.jpg Anies Baswedan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Masa Transisi di DKI Jakarta kembali diperpanjang, dari 9 November hingga 22 November 2020.

Pemprov DKI Jakarta mencatat penurunan signifikan kasus aktif Covid-19, sebesar 55,5% selama 14 hari terakhir. Kasus aktif tercatat dari 12.481 pada 24 Oktober menjadi 8.026 pada 7 November 2020.

"Tingkat kesembuhan juga semakin menunjukkan tren perbaikan dengan 90,7% pada 7 November 2020," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Bawedan dalam keterangannya, Minggu (8/11/2020).

Anies menerangkan, pada setiap pekan sebelumnya, tingkat kesembuhan berada di angka 78,9% pada 26 September 2020. Kemudian naik 82,3% pada 10 Oktober 2020, dan 85,4% pada 24 Oktober 2020.

Ilustrasi. (Foto: Shuttterstock)

Di sisi lain, lanjut dia, tingkat kematian juga cenderung stabil di angka 2,1% pada 7 November dan 24 Oktober 2020. Angka tingkat kematian tersebut menunjukkan tren penurunan dibandingkan dua pekan sebelumnya, yaitu 2,4% 26 September 2020 dan 2,2% 10 Oktober 2020.

Baca juga: PSBB Transisi Jakarta Resmi Diperpanjang hingga 22 November 2020

"Jumlah laporan akumulatif kasus terkonfirmasi positif juga menunjukkan tren pelambatan kenaikan setiap dua pekannya. Pada 7 November 2020, kasus konfirmasi positif di Jakarta berjumlah 111.201 atau meningkat 9,87% dibandingkan laporan dua pekan sebelumnya 100.220 24 Oktober," ujar Anies. 

Menurut Anies, angka tersebut menurun jika dilihat pada perubahan data kasus positif 70.184 pada 26 September 2020 dan 85.617 pada 10 Oktober 2020, atau meningkat 18,03% maupun perubahan data kasus positif 85.617 pada 10 Oktober dan 100.220 pada 24 Oktober, atau meningkat 14,57%. 

"Dari data tersebut, terlihat bahwa peningkatan akumulasi kasus konfirmasi positif di DKI Jakarta setiap dua pekan menunjukkan tren penurunan yaitu 18,03% pada 26 September-10 Oktober, 14,57% pada 10-24 Oktober, dan 9,87% pada 24 Oktober-7 November 2020. Artinya, penularan masih ada di Jakarta namun melambat setiap dua pekan terakhir selama PSBB Transisi ini. Kami mengapresiasi masyarakat yang terus melaksanakan protokol kesehatan dengan 3M secara disiplin," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini