Perbaikan Saluran Air, Jalan Martono Bekasi Timur Dialihkan

Wisnu Yusep, Okezone · Senin 09 November 2020 11:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 09 338 2306500 perbaikan-saluran-air-jalan-martono-bekasi-timur-dialihkan-MtmX81nCU5.jpg (Foto: Okezone.com/Wisnu Yusep)

BEKASI – Jalan Martono, Bekasi Timur dialihkan sementara karena sedang dalam proses perbaikan saluran air. Kendaraan dialihkan ke arah Jalan Cut Mutia dan Rawa Semut, Bekasi Timur.

"Untuk tahap awal itu pembangunan saluran dan jalan itu ada di sisi sebelah timur atau lajur timur," kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bekasi Teguh Indrianto kepada wartawan, Senin (9/11/2020).

Kendaraan dari arah Tol Bekasi Timur atau dari arah Tambun yang akan menuju arah Bulak Kapal, Depsos, Perum 3 semua dialihkan melalui Jalan Sersan Aswan atau dialihkan melalui Jalan Cut Mutia depan Terminal Bekasi.

"Pembagiannya adalah kalau kendaraan pribadi seperti jenis kendaraan kecil yakni motor, mobil biasa itu bisa melalui arah dari Tambun atau Tol Timur yang akan menuju Perum 3, Depsos itu melalui Rawa Semut atau Margahayu kalau segi kendaraan kecil mobil biasa dan motor," ungkap dia.

Sementara, untuk kendaraan berkapasitas besar seperti truk atau bus dialihkan melalui Jalan Cut Mutia yang akan menuju Bulak Kapal, Bekasi Timur.

Baca juga: Sebanyak 120 Titik Jalan di Kota Bekasi Belum Diperbaiki

"Sistemnya berputar arah dia itu tahap pertama. Nanti kurang lebih dua-tiga minggu ke depan itu kan jalan yang sisi timur itu kan selesai, karena kan setelah dicor dia nunggu umur beton sampai dua minggu. Setelah itu selesai berpindah ke sisi yang seberangnya bergeser," jelas dia.

Meski ada perbaikan, sebagian jalan masih bisa digunakan dengan diberlakukan contraflow di depan BTC. "Skemanya masih sama seperti pengendalian lalu lintasnya. Walaupun sisi kiri dan kanan itu skema pengaturan lalu lintasnya tetap seperti ini tinggal bergeser saja nanti, kalau udah selesai," ujar Teguh.

Baca juga: Jalan Raya Agus Salim Bekasi Timur Ditutup 18 Hari

Selain itu, kendaraan masih diperbolehkan melintas guna mengantisipasi kemacetan dari Jembatan Gerbang Tol Bekasi Timur mengarah Bulak Kapal. Petugas bersiaga jika terjadi kemacetan panjang.

"Sebenarnya kalau untuk penumpukan ada di Jalan Joyo Martono kalau untuk pagi yang sekarang lagi ada perbaikan, tapi secara logika sebenarnya sama enggak ada yang berubah volumenya. Karena yang lewat untuk hari Senin 9 November segitu-gitu saja situasinya, tidak sampai 10 persen lah, dan jalurnya sama kapasitas jalan yang dilewati sama," beber dia.

Sedangkan untuk mengantisipasi pergerakan pengguna jalan di jam sibuk, seperti pagi dan sore hari, pihaknya menempatkan petugas lalu lintas Dishub maupun Satlantas Polres Metro BekSi di posisi pada simpang Joyo Martono dan Tol Timur.

"Itu akan disesuaikan fase lalu lintas, jadi fase lampu rambu lalulintas jadi waktu hijaunya kami coba liat kembali dan kami akan coba sesuaikan dengan volume kendaraan lalu lintas yang melintas di Simpang Jalan Joyo Martono," imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini