Presiden Jokowi Bagikan 10.000 Sertifikat Tanah ke Warga Bogor Secara Virtual

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Senin 09 November 2020 22:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 09 338 2306917 presiden-jokowi-bagikan-10-000-sertifikat-tanah-ke-warga-bogor-secara-virtual-6Vep4h1C9u.jpg Pembagian sertifikat tanah untuk Warga Bogor (Foto: Humas Pemkab Bogor)

BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan sertifikat hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat Kabupaten Bogor sebanyak 10.000 bidang tanah melalui media virtual zoom meeting, Senin (9/11/2020).

Penyerahan secara simbolis juga berlangsung dengan dihadiri 50 warga Kabupaten yang mendapatkan sertipikat PTSL bertempat di Ruang Serbaguna I, Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor Ade Yasin mengaku sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat, yang sudah membantu memberikan sertifikat kepada masyarakat Kabupaten Bogor.

"Alhamdulillah kita dapat bantuan sertifikasi dari pemerintah pusat. Hari ini kita serahkan kepada 50 warga secara simbolis, sebelum nantinya diserahkan kepada pemiliknya masing," kata Ade Yasin, dalam keterangannya.

Selain itu, Ade Yasin menyampaikan Program PTSL dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kebijakan bidang pertanahan dan pengendalian pemanfaatan ruang, juga mempertegas batasan pemanfaatan tanah, sehingga nantinya dapat mendorong terciptanya harmonisasi dan integritasi pembangunan di daerah.

"PTSL merupakan bagian dari program yang dilaksanakan untuk mengurangi ketimpangan kepemilikan tanah di Indonesia, sehingga masyarakat penerima manfaat dapat turut serta membangun lingkungan yang kondusif dan melakukan pengembangan perekonomian yang produktif," ungkapnya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bogor secara periodik telah melaksanakan kegiatan sertifikasi tanah milik masyarakat, baik melalui program daerah yang dibiayai oleh APBD Kabupaten Bogor, maupun melalui dukungan terhadap program nasional dan Program Tanah Sistematis Lengkap.

"Berbagai program tersebut dilaksanakan, tentunya sebagai bentuk kepedulian dalam meringankan beban masyarakat dalam perolehan sertifikat tanah dengan harapan akan lebih meningkatkan tertib administrasi pertanahan serta mewujudkan kepastian hukum tanah sehingga dapat meminimalisasi timbulnya sengketa," jelas Ade Yasin.

Ia pun berpesan agar sertifikat tersebut dijaga dan dimanfaatkan dengan baik sesuai dengan fungsinya sebagai sumber kekuatan yuridis kepemilikan tanah yang bernilai ekonomis.

Sementara itu, Kepala Kantor Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Bogor, Sepyo Achanto mengatakan jumlah penerbitan sertifikat PTSL kali ini secara menyeluruh hampir 1 juta tanah dengan sumber pembiayaan APBN.

"ATR/BPN Kabupaten Bogor tahun ini menargetkan 18.800 bidang tanah yang bakal masuk program sertifikat PTSL, dan hingga kini sudah mencapai 80 persen jumlah yang sudah mendapatkan sertifikat gratis dari pemerintah," ucap Sepyo.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini