Share

Pandemi Covid-19, PMI Jakarta Ubah Perilaku Donor Darah

Mohamad Yan Yusuf, Sindonews · Rabu 11 November 2020 14:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 11 338 2307901 pandemi-covid-19-pmi-jakarta-ubah-perilaku-donor-darah-3ufGFw5JB1.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pandemi Covid-19 membuat stok darah di Jakarta menurun. Banyak masyarakat tak lagi mendonorkan darahnya lantaran takut terpapar virus.

Imbasnya stok darah di Jakarta terus menurun. Jumlah penyuplai yang ada saat ini tak sebanding dengan stok darah yang ada. Karenanya, PMI Jakarta mengubah pola donor darah, bila sebelumnya menunggu pendonor. Kini, pola jemput bola dilakukan PMI Jakarta.

Ketua PMI Jakarta, Rustam Effendi menjelaskan kini pihaknya rutin dan intensif mendatangi sejumlah instansi. Ajakan mendonor darah dilakukan secara door to door.

Baca Juga:  Anies Akan Wajibkan Seluruh Pegawai DKI Donor Darah

Dengan bekerja sama dengan pemerintah daerah, organisasi massa, serta elemen masyarakat upayakan membantu dalam hal ketersediaan stok darah yang mulai menurun di masa pandemi corona.

"PMI Jakarta memastikan 1000 kantong darah per hari dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah pandemi corona," tutur Rustam Effendi, Ketua PMI DKI Jakarta dikonfirmasi, Rabu (11/11/2020).

Baca Juga:  Peringati Sumpah Pemuda, Donor Darah Kolaborasi Komunitas Raih 2 Rekor MURI

Melalui cara ini, ‘jemput bola’ stok darah yang sebelumnya berkurangnya kian tercukupi. 700 darah bisa di cukupi DKI per harinya. Sebab sejauh ini, semua cabang PMI di Jakarta melakukan aksi jemput bola.

“Yah ini sangat membantu,” kata Mantan Wali Kota Jakarta Barat ini.

Jamin Tak Terpapar

Ketua PMI Jakarta Barat, Baharudin menjamin bila darah yang di stok PMI aman dari Covid 19. Pasal jauh sebelum melakukan pengambilan darah, pihaknya akan melakukan pengecekan mulai dari suhu tubuh dan traking kepada calon pendonor.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Selain itu, pihaknya juga akan mengambil sample darah dan mengujikan uji lab cepat. Dari situ petugas mengetahui bahwa dari yang di donorkan aman dari virus manapun, termasuk covid 19.

“Jadi saya jamin sejauh ini cukup aman,” kata Baharuddin.

Baharuddin mengakui bila di tangan Rustam, program jemput bola untuk pendonor gencar dilakukan pihaknya. Dari 1.000 stok darah yang tersedia per harinya, PMI Jakarta mampu mencukupi kualitas darah sebanyak 700.

“Memang belum capai target, tapi kami terus berusaha,” katanya.

Karena itu, tak heran bila setiap harinya aksi donor darah terus dilakukan pihaknya. Bahkan, dalam sepekan, enam kegiatan bisa dilakukan PMI. 200-300 kantong darah per hari bisa tercukupi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini