Ekploitasi Anak di Tambora, Dipaksa Ngelem & Mencuri

Mohamad Yan Yusuf, Sindonews · Rabu 11 November 2020 16:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 11 338 2308015 ekploitasi-anak-di-tambora-dipaksa-ngelem-mencuri-DMIIjIRVQT.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

Hampir sebulan lamanya ketiga ikut sama pria yang tak diketahui namanya ini. Mereka kerap kali dipaksa nyabu saat malam, namun ketiga menolak. Siksaan kemudian harus diterima mereka.

“Aku enggak mau nyabu, aku mau sekolah,” timpal Riki.

Riki sendiri tak bisa berbuat banyak dengan kondisi ini. Menurutnya, ia hanya rindu dengan orang tuanya yang tinggal di Kemayoran, Jakarta Pusat. Namun untuk letak pasti rumahnya, Riki tak hafal pasti.

“Aku enggak pernah main jauh,” katanya.

Petugas P3S, Amelia Putri mengatakan pihaknya telah mencoba mengobrol terhadap ketiganya. Dari situ, diketahui orang tua Rido telah meninggal, sementara Riki dan Nabila masih belum jelas keberadaanya.

“Yang pasti mereka tinggal di Kemayoran,” katanya.

Menelusuri itu, sejak siang tadi pencarian dilakukan petugas P3S, Informasi tentang si ayah yang bekerja sebagai satpam pom bensin, dan ibunya tukang kopi keliling di telusuri.

“Kalau Rido tak punya famili, kemungkinan untuk pembinaan ke panti sosial bina insan I Kedoya,” tutup Amalia.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini