Rawan Banjir, Pemprov DKI Servis Pompa

Bima Setiyadi, Koran SI · Kamis 12 November 2020 09:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 12 338 2308320 rawan-banjir-pemprov-dki-servis-pompa-MYT2XWiFSA.jfif Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya mengendalikan banjir di wilayahnya yang kerap terjadi saat musim hujan tiba. 90% pompa air telah selesai diperbaiki dan siap mengatasi banjir.

Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Juaini Yusuf mengatakan, dari 178 rumah pompa stastioner yang tersebar di lima wilayah DKI Jakarta, 90% telah selesai diperbaiki dan siap menghadapi banjir apabila terjadi pada musim hujan kali ini.

"Pompa itu kayak mobil, kilometer 20 ribu harus diservis, kilometer 50 ribu harus diservis. Jadi, pemeliharaan gitu, sekarang sudah 90 persen," kata Juaini Yusuf saat dihubungi, Kamis (12/11/2020).

Juaini menjelaskan, pompa merupakan salah satu cara mempercepat surutnya genangan. Apalagi letak geografis daerah banyak yang cekung dan tidak bisa mengandalkan gravitasi untuk mengatasi genangan tersebut.

Baca juga:

16 Jam Susur Sungai Ciliwung, Ini Temuan Bima Arya

Musim Penghujan Tiba, Pemkot Jakbar Kebut Proyek Banjir Latumeten

Antisipasi Covid-19, Petugas Kesehatan Siaga di Lokasi Pengungsian Banjir

Seperti misalnya di kawasan Rawa Buaya, Jakarta Barat yang kerap terjadi banjir ketika hujan turun. Menurutnya, untuk mengatasi daerah cekungan itu, pihaknya hanya bisa mengatasi dengan mengerahkan pompa mobile

"Kalau sampai dalam lingkungan dan pompa mobile tidak bisa masuk, kami kerahkan pompa apung yang bisa digotong dua orang masuk ke gang sempit," ungkapnya.

 

Adapun jumlah pompa yang ada saat ini dengan pengadaan baru tahun ini, sedikitnya berjumlah 712 unit pompa yang terdiri dari tiga jenis pompa yakni Pompa Stasioner, Pompa Mobile, dan Pompa Apung.

Untuk pompa Stasioner jumlahnya mencapai 487 unit yang dipasang di 178 lokasi rawan banjir. Sementara pompa mobile sudah tersedia sebanyak 160 unit. Pompa mobile milik Pemda DKI punya kapasitas 400 liter per detik.

Lalu untuk pompa apung sebanyak 65 unit yang telah disebar ke lima wilayah DKI Jakarta. Di mana masing-masing wilayah mendapatkan 13 unit.

“Tahun ini kita memang ada pengadaan pompa mobile sebanyak 19 unit, tambah sama pompa apung ada 65 unit. Itu yang sekarang, yang sudah siap barangnya tuh,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini