4 Hari Perpanjangan PSBB Transisi, Kasus Covid-19 Jakarta Meningkat

Bima Setiyadi, Koran SI · Kamis 12 November 2020 18:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 12 338 2308675 4-hari-perpanjangan-psbb-transisi-kasus-covid-19-jakarta-meningkat-iwOnH7S1cl.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Jumlah kasus positif Covid-19 di Jakarta kembali meningkat jadi 831 kasus per hari. Jumlah total kasus positif Covid-19 di Jakarta saat ini mencapai 115.174.  

Berdasarkan data yang dilihat dari situs resmi corona.jakarta.go.id, kasus positif Covid-19 dari masa perpanjangan PSBB transisi 8 November lalu terus mengalami peningkatan. 

Tercatat pada Senin 9 November, kasus positif Covid-19 berada pada angka 539. Namun pada Selasa 10 November, kasus positif Covid-19 meningkat menjadi 746. Kemudian pada Kamis 12 November, kasus melonjak signifikan menjadi 831 kasus. 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, Pemprov DKI Jakarta terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat, agar dapat segera melakukan tindakan isolasi/perawatan secara tepat. Sehingga, memperkecil potensi penularan Covid-19. 

Berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 10.861 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 8.718 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 831 positif dan 7.887 negatif.

Baca juga: Hanya Provinsi Maluku Utara Nihil Penambahan Kasus Covid-19

"Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 131.213. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 63.712," kata Dwi dalam siaran tertulisnya, Kamis (12/11/2020)

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sebanyak 252 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 6.571 (orang yang masih dirawat/isolasi). 

Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 115.174 kasus. Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 106.189 dengan tingkat kesembuhan 92,2%, dan total 2.414 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,1%. Sementara tingkat kematian Indonesia sebesar 3,3%. 

"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 8,0%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,2%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%," pungkasnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini