Satroni Rumah Warga Ngaku Petugas BPN, Komplotan Garong Sikat Sejumlah Uang

Mohamad Yan Yusuf, Sindonews · Jum'at 13 November 2020 14:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 13 338 2309038 satroni-rumah-warga-ngaku-petugas-bpn-komplotan-garong-sikat-sejumlah-uang-qN83NWp6Ot.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

JAKARTA - Mengaku sebagai petugas Badan Pertahanan Negara (BPN), tiga pencuri satroni sebuah rumah di Jalan RR RT06/04, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Kamis 12 November 2020.

Akibat kejadian ini, pemilik rumah mengaku merugi hingga puluhan juta setelah emas 10 gram serta uang tunai Rp12 juta ikut digondol ketiga pelaku.

Pemilik rumah, Intje Al Tjhin mengatakan, kejadian itu bermula saat tiga pelaku datang ke rumah dengan mengaku sebagai petugas BPN. Kala itu, ketiganya mengukur luas rumah. Karena tak curiga, Intje bersama anaknya, Fenny keluar rumah.

Tanpa pengawasan, ketiganya dengan mudah menggasak rumah. Satu persatu kamar di satroni dan mengacak acak lemari.

“Saya baru sadar setelah mereka keluar, dan saya masuk rumah sudah berantakan,” tambah Intje dikonfirmasi, Jumat (13/11/2020).

 Pencurian

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Teuku Arsya Khadafi membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan, olah tkp telah dilakukan oleh pihaknya di lokasi.

“Kasusnya pencurian dengan pemberatan,” kata Arsya.

Arsya membantah, bila kerugian mencapai puluhan juta. Sebab setelah olah tkp, diketahui korban hanya merugi Rp7 juta. Sementara emasnya telah ketemu.

Saat ini terhadap kasus itu, pihaknya telah menelusuri. Perburuan terhadap ketiganya telah dilakukan tim Jatanras dan Unit Reskrim Cengkareng.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini