Pelapor Sebut Pengunggah Video Syur Mirip Gisel Seorang Influencer

Helmi Syarif, Koran SI · Minggu 15 November 2020 15:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 15 338 2309955 pelapor-sebut-pengunggah-video-syur-mirip-gisel-seorang-influencer-mc4FApzJYe.jpg Giseslla Anastasia (Foto : Instagram/@gisel_la)

JAKARTA – Penyebar video syur mirip artis Gisele Anastasia adalah seorang influencer di media sosial. Hal tersesebut diucapkan oleh salah satu pelapor Pitra Romadoni.

Dia mengungkapkan salah satu motif dari mereka yang ditetapkan sebagai tersangka adalah menaikan followersnya yang digunakan sebagai pencari keuntungan.

“Kalau medsosnya banyak followernya kan yang diuntungkan mereka,” katanya, Minggu (15/11/2020).

Menurutnya, pelaku bisa mencari dan mengupload di media sosialnya dengan cara ini maka para pelaku akan diuntungkan dengan follower yang naik. “Pasti dia diuntungkan kalau pegikutnya sudah banyak,” kata dia.

Baca Juga : Unggah Foto Bareng Habib Rizieq, Hotman Paris: Ternyata Beliau Ngefans

Baca Juga : Resepsi Pernikahan Putri Habib Rizieq, Apa Souvenirnya?

Namun, ia tidak menjelaskan keuntungan seperti apa yang dimaksud.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menangkap dan menetapkan dua orang penyebar video porno mirip artis Gisella Anastasia atau Gisel di media sosial berinisial PP dan MN sebagai tersangka. Mereka karena terbukti menyebarkan video seks mirip Gisel itu secara masif.

Sebagai informasi, dalam video berdurasi 19 detik itu memperlihatkan dua orang yang melakukan tindakan asusila yang perempuannya disebut mirip Gisel.

Kasus ini pun telah dilaporkan Ketua Umum Aliansi Pejuang Muda Indonesia (APMI) Febriyanto Dunggio yang melaporkan lima akun media sosial yang diduga menyebarkan video syur mirip Gisel.

Laporan tersebut telah teregister dengan Nomor: TBL/6608/XI/Yan.2.5/2020/SPKT PMJ tanggal 7 November 2020. Dalam hal ini, Febriyanto melaporkan lima akun media sosial Twitter yang diduga menyebarkan video seks mirip Gisel sehingga menghebohkan dunia maya.

Selanjutnya, laporan kedua juga dibuat oleh pengacara, Pitra Romadoni Nasution. Laporan ini teregister dengan nomor LP/6614/XI/YAN/SPKT.PMJ tanggal 8 November 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini