Musim Hujan, BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem di Tangerang Raya

Hasan Kurniawan, Okezone · Selasa 17 November 2020 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 17 338 2310970 musim-hujan-bmkg-ingatkan-cuaca-ekstrem-di-tangerang-raya-tQhd9pLIP1.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

TANGERANG - Cuaca panas menyengat yang terjadi sebelum turun hujan akhir-akhir ini di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten menandakan bahwa wilayah tersebut telah memasuki masa musim penghujan.

Hal ini diungkapkan Kasub Bid Pelayanan Jasa Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah II Ciputat, Darman. Dirinya mengimbau warga untuk siap menghadapi musim penghujan ini.

"Ya, tanda-tandanya seperti itu jika sudah memasuki awal musim hujan. Jadi pagi atau siang hari terasa panas menyengat, dan sorenya hujan. Seperti itu," jelas Derman, kepada Sindonews, Selasa (17/11/2020).

Baca Juga:  BMKG: 30% Wilayah di Indonesia Telah Masuk Musim Hujan 

Darman menambahkan, dari hasil analisa cuaca dan iklim yang dilakukan oleh Stasiun Klimatologi Tangerang Selatan, menyebutkan wilayah Tangsel dalam satu-dua hari kedepan diprediksi adanya hujan ringan hingga sedang.

"Tetapi dapat juga dimungkinkan terjadinya cuaca ekstrem, seperti hujan lebat yang disertai kilat dan petir serta angin kencang di wilayah Tangerang Raya," ungkapnya.

Dilanjutkan Darman, fenomena hujan lebat disertai angin kencang, kilat dan petir, disebabkan adanya gangguan lapisan atmosfer, berupa Tropical Cyclone Alicia dan Eddy Sirkulasi.

"Ini disebabkan adanya gangguan atmosfer, berupa adanya dua tekanan rendah di Samudra Hindia Barat Sumatera yaitu Tropical Cyclone ALICIA dan juga pusaran angin atau kita menyebutnya dengan Eddy sirkulasi yang sedikit banyak berkontribusi terhadap penambahan jumlah curah Hujan di Tangerang Raya," terangnya.

Baca Juga:  Waduk Dikeringkan, Persiapan Jakarta Hadapi Musim Hujan

Untuk itu, dia mengimbau masyarakat Tangsel dan sekitarnya untuk tetap mewaspadai perkembangan cuaca ekstrem yang akan terjadi.

"Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem ini dan tetap selalu update informasi cuaca dari BMKG," pungkas Darman.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini