Modus Pecah Ban, Kawanan Bandit Berpistol Gasak Tas Pegawai BUMN

Hambali, Okezone · Selasa 17 November 2020 22:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 17 338 2311282 modus-pecah-ban-kawanan-bandit-berpistol-gasak-tas-pegawai-bumn-PlXb0vAAg8.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

TANGSEL - Seorang pegawai salah satu BUMN menjadi korban penjambretan oleh kawanan jambret di Jalan Cirendeu Raya, Cirendeu, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (17/11/2020). Salah satu pelaku kedapatan menodongkan pistol saat tengah dikepung massa.

Informasi yang dihimpun, kejadian itu berlangsung sekira pukul 07.30 WIB. Korban berinisial IP (32) tengah mengemudikan mobilnya dan melintas di lokasi. Tiba-tiba muncul dari arah belakang 2 pelaku berboncengan satu sepeda motor mendekati korban.

"Pelaku berjumlah empat orang berboncengan dua sepeda motor. Satu motor di depan bertugas menginformasikan ke korban bahwa ban mobilnya kempes," kata Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Endy Mahandika, kepada Okezone.

Seolah pengendara biasa, dua pelaku pertama langsung pergi melaju meneruskan perjalanan. Korban pun menepikan kendaraan guna mengecek ban belakang mobilnya. Beberapa langkah setelah turun dari mobil, dua pelaku lain langsung beraksi merampas tas korban di bagian kemudi depan.

"Saat korban turun dari mobil, dua pelaku lainnya beraksi berupaya mengambil tas di dalam mobil korban," sambungnya.

Menyadari telah diperdayai pelaku, korban spontan berteriak. Pengendara lain yang menyaksikan kejadian itu langsung memburu pelaku. Beruntung, kondisi jalan yang padat menghambat laju sepeda motor pelaku hingga memaksanya berputar balik dan masuk ke dalam perumahan.

"Kondisi jalan sedang padat karena memang jam berangkat kerja. Lalu pelaku memilih berputar arah mencari jalan-jalan kampung," terang Endy.

Karena terlihat gaduh para pengendara yang mengejar pelaku, sejumlah polisi beserta petugas dinas perhubungan yang sedang mengatur jalan ikut mengejar pelaku. Karena terpojok, salah satu pelaku menodongkan pistolnya untuk menakut-nakuti.

"Karena anggota kita saat itu sedang sibuk mengatur lalu lintas, ada petugas dinas perhubungan juga. Karena ramai, akhirnya anggota kita mengejar pelaku. Akhirnya kedua pelaku bisa diringkus. Setelah dicek, ternyata pistol itu berjenis air soft gun," ungkapnya.

Kedua pelaku yang diringkus berinisial AS (37) dan WA (45). Sedang kedua pelaku lainnya yang berperan memberi informasi ban kempes kepada korban berhasil kabur. Keduanya berinisial AL dan SU. Akibat emosi, AS dan WA sempat menjadi sasaran amuk massa. Beruntung petugas bisa melerai dan mengamankannya ke Mapolsek Ciputat Timur.

"Barang bukti ada dua buah tas jinjing yang berisikan barang milik korban, satu pistol air soft gun merek sig sauer P226, dan satu sepeda motor pelaku. Dari hasil penyelidikan, pelaku mengakui memang sudah beberapa kali beraksi di wilayah Ciputat," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini