Viral Noval Bocah Penjual Donat Disebut Dieksploitasi Ibu, Begini Faktanya

Tim Okezone, Okezone · Rabu 18 November 2020 15:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 18 338 2311715 viral-noval-bocah-penjual-donat-disebut-dieksplotasi-ibu-begini-faktanya-uK8V6V454I.jpg (Foto: Foto viral di medsos)

JAKARTA - Media sosial diramaikan dengan kemunculan foto viral seorang bocah berjualan donat di pinggir jalan. Sambil menunggu pembeli, bocah tersebut menempelkan dahinya ke wadah donat dagangannya.

Dalam berbagai postingan di medsos disebutkan, bocah tersebut bernama Noval dan berjualan di Jalan Timbul/Cipedak, Srengseng, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Banyak yang terenyuh melihat kondisi Noval. Bocah 15 tahun itu disebutkan berdagang untuk membantu ibunya yang sakit. Dia berdagang setiap hari dari pukul 08.00 hingga 21.00 WIB.

Kisah Noval semakin ramai dibicarakan setelah Arie Untung ikut memposting di Instagramnya, @arikuntung. Banyak yang tergerak untuk menjumpai Noval untuk sekadar membeli dagangannya. Ada juga yang memberikan donasi.

Viral.

Namun, sempat beredar kabar miring tentang kehidupan Noval. Seorang warganet mengatakan bahwa Noval sengaja dimanfaatkan alias dieksploitasi ibunya untuk mendapatkan donatur. Klaim netizen tersebut lantas ramai dibuatkan meme dengan embel-embel 'fakta'.

Baca juga: Viral! Emak-Emak Ini Tega Jadikan Balitanya sebagai Manusia Silver

Seorang netizen lantas mengklrafikasi langsung dengan mendatangi rumah keluarga Noval. Akun Facebook Roel Mustafa yang mengaku berasal dari Sekolah Relawan mengatakan bahwa memang ibu Noval sempat sakit, namun itu jauh sebelum pemberitaannya viral.

Noval dan keluarganya.

"Bahkan perihal sakit ibunya pun itu memang sudah lama sebelum cerita Noval ramai di perbincangkan, alhamdulillah sekarang sudah sembuh walau harus tetap melakukan kontrol setiap bulannya," tulisnya, dikutip Okezone, Rabu (18/11/2020).

Menurut keterangan Roel, sejak viral, banyak yang menghubungi Noval untuk memberikan bantuan. Namun, donasi tersebut ditolak oleh ibu dan keluarganya.

"Noval dan keluarga pun sebenarnya tidak ingin dibantu dengan pemberian uang atau sembako, melainkan ia lebih suka kalau dagangannya dibeli. Karena dengan seperti itu rezeki yang datang bukan cuman dirasakan pada keluarga beliau, melainkan bisa dirasakan pada si pembuat donatnya, karena Noval dan keluarga tidak memproduksi sendiri donatnya," tulis Roel.

"Noval dan keluarga belum mampu untuk membuat donat sendiri karena terkendala biaya dan alat pembuatannya. Jika ada rejeki Noval juga ingin memproduksi sendiri untuk bisa lebih mandiri dan tidak memikirkan sisa jualan yang tidak laku, karena kalau tidak laku ia harus menggantinya," lanjutnya.

Roel juga mengunggah foto saat timnya bertemu dengan Noval dan ibunya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini