Terima Penghargaan LKPP, Anies : Jangan Sampai yang Kecil Tertinggal Apalagi Tergilas

INews.id, · Rabu 18 November 2020 15:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 18 338 2311718 terima-penghargaan-lkpp-anies-jangan-sampai-yang-kecil-tertinggal-apalagi-tergilas-tPPvwSJ27e.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terima penghargaan dari LKPP RI. (Foto : Dok Pemprov DKI Jakarta)

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menerima penghargaan Indonesia Government Procurement Award dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI.

Penghargaan itu diraih Pemerintah Provinsi DKI Jakarta karena dinilai memiliki inovasi pengadaan yang mendukung transparansi belanja pengadaan.

“Membesarkan yang kecil tanpa mengecilkan yang besar. Memastikan hadir kesetaraan kesempatan. Jangan sampai yang kecil tertinggal apalagi tergilas. Itulah semangat kami di Pemprov DKI,” kata Anies melalui akun media sosial pribadinya sesuai menerima penghargaan, melansir iNews, Rabu (18/11/2020).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menuturkan, semangat tersebut menjadi arah kebijakan DKI selama beberapa tahun ini. Dia bersyukur ideologi tersebut dilaksanakan secara serius dengan teknologi dan teknokrasi.

Penghargaan Indonesia Government Procurement diserahkan langsung Kepala LKPP Roni Dwi Susanto pada Rakornas Pengadaan 2020 di Bogor, Jawa Barat. Anies menegaskan, kemajuan bangsa menjadi tanggung jawab semua orang.

“Republik ini, kota ini, harus dibangun dengan semangat gotong royong. Kami menerjemahkan visi ini menjadi berbagai terobosan/inovasi pengadaan oleh Badan Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa Provinsi (BPPBJ) DKI Jakarta,” ucapnya.

Salah satu terobosan tersebut yaitu e-Order. Ini merupakan Inovasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) untuk belanja UMKM sampai dengan Rp50 juta. Market place yang diluncurkan sejak tahun lalu ini membuka ruang bagi UMKM untuk ikut menikmati PBJ di Indonesia.

Menurut Anies, pengadaan 22 juta masker kain untuk seluruh warga DKI di masa awal pandemi Covid-19 juga dimungkinkan melalui e-Order. Jakarta, kata dia, terus mendorong kolaborasi warga dalam pengadaan barang dan jasa. Jika selama ini pemerintah melaksanakan sendiri program-programnya dan warga menunggu dilayani (City 1.0), sekarang Jakarta bisa mengajak warga menjadi mitra pemerintah, bersama-sama menyelesaikan masalah kota. Ini yang disebutnya sebagai City 4.0 atau kota kolaborasi.

“Dengan kolaborasi tentu saja akan membuat apa yang Pemprov DKI kerjakan makin akuntabel dan transparan. DKI Jakarta akan terus menjadi barometer dalam pelayanan sistem teknologi terkini, membangun sistem aplikasi kota cerdas (smart city), memberikan pelayanan yang efektif, cepat dan mudah,” ujarnya.

Baca Juga : Pemprov DKI Tak Akan Selenggarakan Acara Tahun Baru 2021

Anies menyampaikan terima kasih atas kolaborasi LKPP RI selama ini. Pemprov DKI berharap bisa terus mengembangkan dan mendorong lebih luas keterlibatan warga. Dengan pendekatan pembangunan, diharapkan tujuan bersama yaitu keadilan sosial dapat tercapai.

Baca Juga : Pemprov DKI Gelar Bazar Online untuk UMKM

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini