Pasca Acara Habib Rizieq, Satgas Covid-19 Gelar Rapid Test di Megamendung

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Kamis 19 November 2020 18:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 19 338 2312594 pasca-acara-habib-rizieq-satgas-covid-19-gelar-rapid-test-di-megamendung-K9YHOYBYng.jpg Rapid test di Megamendung dilakukan usai acara Habib Rizieq dihadiri dibuan orang (Foto : Pemkab Bogor)

BOGOR - Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor menggelar rapid dan swab test massal di Kecamatan Megamendung, Kamis (19/11/2020). Tes ini digelar pasca kerumunan massa Habib Rizieq Shihab saat mengunjungi Ponpes Agrokultural Markaz Syariah.

"Kami laksanakan rapid dan siapkan alat swab test untuk warga dua desa yakni Desa Kuta dan Desa Sukagalih," kata Ketua Harian Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor Burhanuddin, dalam keterangannya.

Pelaksanaan ini dilakukan dalam bentuk antisipasi adanya klaster covid-19 baru dari acara Habib Rizieq tersebut. Karena, saat kunjungan menimbulkan kerumunan massa yang cukup banyak dan padat.

"Saat ini kan Kabupaten Bogor masih menerapkan PSBB pra AKB, jadi masyarakat seharusnya menjaga diri dengan cara menghindari kerumunan, cuci tangan dan jaga jarak. Kita di sini melakukan upaya deteksi dini, jangan sampai terjadi klaster baru," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Drg. Mike Kaltarina mengatakan pada pelaksanaan rapid dan swab massal kali ini pihaknya menyediakan 1.000 alat rapid dan swab test.

"Saat ini kita bentuk dua pos rapid test. Pertama di sini (Desa Sukagalih) dan ke dua di Desa Kuta. Kita sediakan 1.000 alat rapid dan swab," kata Mike.

Baca Juga : Cluster Pesantren Picu Melonjaknya COVID-19 di Cimahi

Menurutnya, rapid dan swab test kali ini juga tidak hanya untuk dua desa di acara Habib Rizieq saja. Namun, masyarakat di Kecamatan Megamendung juga bisa mengikuti pelaksanaan test ini.

"Saat ini kita menggunakan petugas dari Puskesmas Ciawi dan petugas swab dari kami. Ini berlaku untuk siapa saja bukan hanya jamaah. Kita melakukan test massal ini di dua lokasi, hanya satu hari. Tapi semua Puskesmas saya sudah intruksikan untuk menggelar sosialisasi kepada masyarakat," pungkasnya.

(aky)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini