5.092 Warga Kabupaten Bekasi Sembuh Covid-19

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Jum'at 20 November 2020 10:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 338 2312876 5-092-warga-kabupaten-bekasi-sembuh-covid-19-T9N9HZeW4s.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

BEKASI – Meski wilayah Kabupaten Bekasi masuk zona merah di Provinsi Jawa Barat, jumlah warga yang sembuh dari Covid-19 terus meningkat setiap harinya. Hingga Kamis malam, warga yang dinyatakan sembuh dari virus corona telah mencapai 5.092 orang. Dari angka tersebut 56 orang diantaranya dilaporkan sembuh pada hari ini.

Adapun wilayah dengan jumlah pasien sembuh tertinggi berasal dari Kecamatan Tambun Selatan sebanyak 1.215 orang, Kecamatan Cibitung 646 orang, Kecamatan Babelan 476 orang, Kecamatan Cikarang Barat 473 orang, Kecamatan Cikarang Selatan 430 orang, Kecamatan Cikarang Utara 314 orang dan Kecamatan Tambun Utara 313 orang.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah mengatakan, dari total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi sebanyak 5.456 kasus, tingkat kesembuhan per hari ini mencapai 93,3 persen.”Meski angka kesembuhan cukup tinggi, namun kasus positif Covid-19 masih mengalami penambahan,” katanya, Jum’at (20/11/2020).

Menurut dia, naiknya kembali angka kasus positif Covid19 di Kabupaten Bekasi berasal dari munculnya klaster-klaster kecil di beberapa perusahaan pasca libur panjang beberapa waktu lalu.”Kami terus datangi beberapa perusahaan untuk melakukan pengecekan, dan memang ada klaster-klaster kecil yang muncul setelah libur panjang kemarin,” ujarnya.

Baca Juga : Kabar Gembira, Pasien Sembuh Covid-19 Sudah Tembus 402.347 Orang

Baca Juga : Satgas Covid-19 Tegaskan Vaksin Aman dan Halal

Terkait naiknya angka kasus meninggal dunia yang terjadi akhir-akhir ini, pihaknya menyebutkan, hal tersebut disebabkan karena adanya penyakit penyerta pada pasien.”Ya benar, angka kasus meninggal dunia akhir-akhir ini memang naik cukup cepat, itu karena ada faktor komorbid (penyakit penyerta), dan dirawat di luar Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.

Alamsyah mengingatkan status Kabupaten Bekasi saat ini masih zona merah atau risiko tinggi penularan Covid-19. Pihaknya mengajak warga serta para pelaku usaha agar terus disiplin menerapkan protokol kesehatan, dengan memakai masker, jaga jarak dan membiasakan cuci tangan dengan sabun di air mengalir.

Data terbaru dari laman pikokabsi.bekasikab.go.id, Kamis 19 November, tercatat kasus positif baru bertambah sebanyak 50 orang. Selain itu ada tambahan 2 kasus meninggal dunia sehingga berjumlah 94 orang.

Pasien positif yang dirawat di rumah sakit bertambah 3 menjadi 143 orang, kemudian warga yang menjalani isolasi mandiri berkurang 11 orang menjadi 127 orang. Total kasus aktif di Kabupaten Bekasi per hari ini sebanyak 270 orang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini