Markas FPI Kini Steril dari Baliho Habib Rizieq

Ari Sandita Murti, Sindonews · Sabtu 21 November 2020 16:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 21 338 2313665 markas-fpi-kini-steril-dari-baliho-habib-rizieq-aEBdnTJmjx.jpg foto: Okezone

JAKARTA - Pasca pencopotan spanduk dan baliho Habib Rizieq Shihab di Jakarta, tak terkecuali di kawasan Jalan KS Tubun, dekat Markas FPI di Jalan Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat terlihat sepi.

(Baca juga: Foto-Foto Massa FPI Nyaris Bentrok dengan Pasukan TNI-Polri di Petamburan)

Sebelumnya, 300 aparat gabungan TNI-Polri berjaga di kawasan Petamburan untuk mengamankan pencopotan spanduk dan baliho Habib Rizieq .

Pantauan di lokasi, Sabtu (21/11/2020), suasana di Jalan Petamburan III terlihat biasa saja, tak ada yang istimewa dan tak ada yang janggal. Apalagi masyarakatnya, yang memang terpantau masih melakukan aktivitas sebagaimana biasanya, ada yang berjualan, ada yang nongkrong pos pangkalan ojek, dan ada pula anak yang bermain di tengah gang.

(Baca juga: Meninggal Terpapar Covid-19, Ketua PA 212 Cilacap Sempat Dikabarkan Jemput Habib Rizieq)

Salah satu warga Petamburan, Adi mengatakan, warga memprotes pencopotan spanduk bergambar Habib Rizieq Shihab itu, khususnya saat kemarin. Pasalnya, spanduk itu dibuat dan dipasang oleh warga secara bersama-sama, dan juga tidak dipasang di titik yang mengganggu ketertiban umum.

"Saya rasa memang ada pihak yang mau menyudutkan Habib Rizieq. Lagi pula itu keterlibatan aparat malah bikin warga resah saja, bukan malah bikin masyarakat merasa aman," katanya saat berbincang di Petamburan, Sabtu (21/11/2020).

Sementara, suasana yang berbeda hanya sedikit terlihat di pertigaan Jalan KS Tubun dengan Jalan Petamburan III. Pasalnya, di seberang pertigaan itu sebelumnya terpampang baliho bergambar Habib Riziew Shihab, begitu juga dengan spanduk-spanduk di tepat di pertigaan dua jalan itu, kini sudah tak lagi terlihat.

Spanduk Habib Rizieq itu sudah dicopot oleh TNI bersama Polisi pada Jumat, 20 November kemarin sore. Warga Petamburan itu pun menganggap, kalau pencopotan spanduk tersebut dianggap sebagai tindakan diskriminasi pada Habib Rizieq.

(fmi)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini