Penjelasan Dinkes DKI soal Kasus Positif Covid-19 Capai 1.579 Orang

Komaruddin Bagja, Sindonews · Sabtu 21 November 2020 20:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 21 338 2313737 penjelasan-dinkes-dki-soal-kasus-positif-covid-19-capai-1-579-orang-YoQDNPYNuQ.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

JAKARTA - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktaviam menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat, agar dapat segera melakukan tindakan isolasi / perawatan secara tepat. Sehingga, memperkecil potensi penularan Covid-19.

Dwi memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 12.898 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 10.291 orang dites PCR hari ini.

Hasilnya ditemukan kasus baru dengan hasil 1.198 positif dan 9.093 negatif. Namun, untuk keseluruhan jumlah kasus positif virus corona mencapai 1.579 lantaran ada penambahan dari sejumlah rumah sakit.

"Namun, total penambahan kasus positif sebanyak 1.579 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 381 kasus dari 1 laboratorium RS vertikal dan 1 laboratorium RS TNI 7 hari terakhir yang baru dilaporkan. Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 142.256. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 76.724," ujar Dwi, Sabtu (21/11/2020).

Dwi menambahkan, jumlah kasus aktif di Jakarta naik sebanyak 441 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 8.444 (orang yang masih dirawat / isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 125.822 kasus.

Baca Juga : Kasus Positif Covid-19 di DKI Jakarta Pecah Rekor

Baca Juga : Sebaran Kasus Positif Covid-19 di 34 Provinsi, DKI Tembus 1.579 Orang

"Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 114.863 dengan tingkat kesembuhan 91,3%, dan total 2.515 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,2%," tambahnya.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 9,1%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,3%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

(aky)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini