Penyemprotan Disinfektan di Petamburan, Polda Metro Kerahkan 3 Water Cannon

Mohamad Yan Yusuf, Sindonews · Minggu 22 November 2020 17:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 22 338 2314020 penyemprotan-disinfektan-di-petamburan-polda-metro-kerahkan-3-water-cannon-kf4Orkvz4j.jpg Penyemprotan disinfektan di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat. Foto: Yan Yusuf

JAKARTA – Polda Metro Jaya melakukan penyemprotan desinfektan di Jalan KS Tubun, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Hal itu dilakukan dengan mengerahkan atau menggunakan tiga mobil water cannon.

Pantauan di lokasi, tiga mobil water cannon itu berjalanan dengan jarak hampir sekitar 20 meter. Satu water cannon kemudian dikawal ketat dengan dua mobil patwal lantas dan sejumlah anggota brimob bermotor.

Setelah menyelesaikan penyemprotan di Jalan KS. Tubun, petugas lantas putar arah sekitar 200 meter dari gang Petamburan 3. Mereka kembali menyemprotkan disinfektan di Jalan KS Tubun sisi sebaliknya. 

Adanya penyemprotan sempat membuat lalu lintas di kawasan itu sempat tersendat. Kendaraan tak bisa melaju cepat lantaran terhalang iring-iringan water canon yang melakukan penyemprotan disinfektan.

Baca Juga: Meski Diimingi Sembako, Warga Petamburan Enggan Ikuti Rapid Test

Untuk diketahui, rapid test Covid-19 juga digelar di kawasan Petamburan. Namun aksi sosial itu tak begitu diminati warga setempat.

Sekalipun diimingi sembako, namun antusias warga melakukan rapid test Covid-19 di SD Petamburan 1, Jalan Petamburan IV, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (22/11/2020), dinilai rendah.

Warga enggan datang lantaran takut dengan hasil rapid test Covid-19 itu. Karenanya dibandingkan harus mengikuti rapid, mereka memilih di rumah.

Baca Juga: Rapid Test Massal di SDN 01 Petamburan, Seperti Apa Fotonya? 

Ketua RT 09/04, Hambali mengungkapkan hingga menjelang pukul 14.00 WIB tadi, tercatat hanya lima orang yang melakukan Rapid Test. “Banyak warga yang engga mau,” kata Hambali usai rapid test di lokasi.

Sebelumnya Petamburan jadi sorotan karena di kawasan tersebut terjadi pelanggaran protokol kesehatan. Yaitu massa berkerumun saat Habib Rizieq Shihab menggelar helatan akad nikah putrinya yang acaranya dirangkai dengan Maulid Nabi.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini